Semua Elemen Harus Dukung Pelestarian Hutan Tropis

- Senin, 20 November 2017 19:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir112017/4854_Semua-Elemen-Harus-Dukung-Pelestarian-Hutan-Tropis.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS03
Beritasumut.com-Gubernur Sumatera Utara Erry Nuradi mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kelestarian hutan tropis. Karena memberi keuntungan besar bagi masyarakat sekitar dan juga masyarakat bahkan di perkotaan. Hal tersebut dikatakannya saat membuka Expo Aksi Koservasi Hutan Tropis Sumut, Senin (20/11/2017) di Lapangan Merdeka Medan. 

 

Hadir di acara tersebut Consul of The United Stated of Amerika in Sumatera Mr Juha P Salin, Dirjen KSDAE Kemen LHK Ir Wiratno, Ketua Pengarah sekaligus Direktur Eksekutif  Yayasan KEHATI MS Sembiring, Chairman of TFCA -Sumatera Prof Jatma Suprianta, Kepala Balai Besar Konservasu SDA Hotmauli Sianturi, Kepala Balai Besar Gunung Lauser Misran.

 

Acara yang berlangsung selama tiga hari dimulai hari ini 20 hingga 22 November  2017 dan melibatkan TFCA Sumut, KEHATI dan LCP (Louser Conservetion Patnership). Pada kesempatan itu, selain mengunjungi stan pameran, Gubernur juga menandatangani pernyataan atas kain sebagai wujud aspirasi 10.000 Tanda Tangan Untuk Dukungan Kelestarian Hutan Tropis.

 

Gubsu Tengku Erry dalam sambutannya mengatakan Pemprovsu mengapresiasi seluruh upaya pelestarian lingkungan yang sudah dilakukan berbagai pihak yang juga nyata manfaatnya bagi masyarakat. “Saya yakin manfaatnya yang dinikmati oleh masyarakat sekitar hutan pada gilirannya akan bermuara pada peningkatan kualitas alam lingkungan,” ujar Gubernur.

 

Gubernur mengatakan dari  Expo yang digelar, masyarakat bisa melihat nilai ekonomi yang sangat strategis dari pemafaatan lingkungan tanpa harus merusak. “Saya sangat gembira menyaksikan berbagai promosi dari produk dampingan mitra dan manfaat hutan tropis yang ada di Sumatera, baik produk hasil hutan maupun jasa lingkungan yang bernilai ekonomi, tentunya ini akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan," paparnya.

 

Menurut Gubsu, Provinsi Sumatera Utara memiliki kawasan hutan hujan tropis yang cukup luas yaitu seluas 3.065.796 Ha. Luas hutan tersebut menempati 42,85 persen dari total luas wilayah Sumut yaitu seluas 427.008 Ha. Dari kawasan hutan  tersebut diantarannya merupakan kawasan konservasi  yaitu yang dikelola oleh Balai Besar Taman Nasional Gunung Lauser, Taman Nasional Batang Gadis Konservasi Dua Alam dan Taman Hutan Raya Bukit Barisan. Seluas 1.206.881 Ha merupaka  kawasan hutan lindungan dan seluas 1.421.896 Ha adalah merupakan kawasan hutan produksi.

 

Tak hanya itu, Gubsu juga mengatakan pada tanggal 3 November 2017 yang lalu telah dipublikasi penemuan spesies baru orangutan Tapanuli di kawasan hutan Batang Toru. Kawasan Batang Toru termasuk dalam kawasan hutan lindung seluas sekitar 133.841 Ha, yang meliputi wilayah Kabupaten Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan. "Kawasan hutan lindung ini masih merupakan  hutan alam dengan kondisi yang sangat bagus , belum terjamah dan diharapkan dengan program TFCA -Sumateta maka kelestarian hutan dan keanekaragaman hayatinya lebih terjamin lagi pada masa-masa  datang," jelasnya.

 

Sementara Consul of The United Stated of Amerika to Sumatera Mr Juha P Salin mengatakan sejak tahun 2009, Pemerintah Amerika Serikat (AS) sepakat untuk menghapus utang luar negeri Indonesia, sebesar hampir 30 juta dolar AS selama 8 tahun. Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk menyalurkan dana pembayaran utangnya pada Pemerintah Amerika Serikat yang ditampung dalam satu rekening khusus  untuk mendukung penyediaan dana hibah bagi perlindungan dan pebaikan hutan tropis Indonesia. "Pemerintah Amerika Serikat melalui TFCA sudah mengucurkan dana sebesar Rp  205 miliar kepada 70 organisasi masyarakat yang bergerak pelestarian  hutan tropis," pungkasnya. (BS03)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

PSMS vs PSPS Berakhir Imbang, Suporter Meraung di Stadion Utama Sumut

Peristiwa

Badan Legislasi DPR RI Kunjungi Kadin Sumatera Utara Bahas Penyusunan RUU Kadin

Peristiwa

Hari Pahlawan, PLN Dorong Guru SMK Jadi Pelopor Konversi Motor Listrik di Kota Medan

Peristiwa

Astindo Travel Fair 2025 Digelar di Medan, Wadah Strategis Bagi Pelaku Usaha Pariwisata

Peristiwa

Sejarah, Pemanasan Piala Dunia U-17 Digelar di Sumut, Bobby Nasution: Pembuktian Sumut Bisa Gelar Laga Internasional

Peristiwa

Segera Sampaikan Laporan Keuangan TA 2024, Pemprov Sumut Targetkan Opini WTP Ke-11