Beritasumut.com-Dua pelaku begal yang melakukan aksi sadisnya kepada Kepala Sekolah SD Negeri 060919 di Jalan Setia Budi Medan, berhasil diamankan Unit gabungan Reskrim Polrestabes Medan bersama Polsek Sunggal. Kedua pelaku berinisial RW (20) dan BP (20) warga Sei Mencirim, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang yang melakukan perlawanan itu ditembak mati oleh petugas. Waka Polrestabes Medan AKBP Tatan Dirsan Atmaja didampingi Kasat Reskrim AKBP Febriansyah dan Kapolsek Sunggal Kompol Wira mengatakan, kedua pelaku yang bersembunyi di kawasan Sei Mencirim itu melakukan aksi curas sebanyak 45 kali diberbagai lokasi di Kota Medan. Para pelaku itu terlibat melakukan perampokan kepada Kepala Sekolah SD Negeri 060919 bernama Orni di Jalan Setia Budi Medan baru-baru ini. Dalam peristiwa di siang bolong itu, Korban yang hendak pulang ke rumah dijegat oleh kedua pelaku. "Korban bersimbah darah dianiaya oleh kedua pelaku yang berhasil membawa sebuah tas berisikan barang-barang berharga," imbuhnya, di Rumah Sakit Bhayangkara Medan, Senin (06/11/2017). Tatan mengakui, para korbannya kebanyakan para wanita. "Salah satu korban seorang wanita pada tahun 2016 juga tewas ditebas oleh kedua pelaku," paparnya. Karena itu, petugas Polrestabes Medan selalu memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat Medan. "Saya sudah tegaskan ditembak mati para pelaku begal yang sudah menghilangkan nyawa orang," ujarnya. Untuk itu, saat ini, petugas Polrestabes Medan masih memburu komplotan begal lainnya. "Kita sikat habis para pelaku begal yang sudah melakukan teror masyarakat Kota Medan. Kedua pelaku yang ditembak mati itu selalu melakukan aksi membawa senjata tajam jenis samurai," jelas mantan Kapolres Asahan ini. Dari para pelaku juga petugas berhasil menyita dua samurai, puluhan tas, dompet, uang ringgit, tiga jam tangan, satu unit sepeda motor Beat tanpa plat dan puluhan ponsel bermacam merek. (BS04)