Beritasumut.com-Kedatangan Tokoh Nasional KH Salahuddin Wahid yang akrab dipanggil Gus Solah adik kandung mantan Presiden Republik Indonesia ke empat Gusdur dari tahun 1999 hingga 2001 ini disambut hangat Walikota Hefriansyah SE MM.Kehadiran Gus Solah diarak dengan pawai becak BSA yang menjadi icon Kota Pematangsiantar hingga ke rumah dinas Walikota di Jalan MH Sitorus bersama Presiden BOMS H Kusma Erizal Ginting. Toleransi beragama yang terjaga di Kota Pematangsiantar dan sangat tekenal dengan kota yang paling toleran di Indonesia, membuat Gus Solah terjun langsung melihat kondisi masyarakat yang majemuk namun dapat memelihara situasi dengan kondusif dan aman. "Saat kerukunan di Indonesia sedang diuji dengan beberapa isu yang mulai mengusik rasa persatuan dan kesatuan bangsa, ada upaya yang merongrong kerukunan berbangsa dan bernegara.Untuk itu saya merasa terpanggil untuk turun langsung ke daerah agar mengetahui penyebabnya dan menjadi masukan untuk mengambil langkah-langkah stategis dalam mengantisipasi," jelas Gus Solah dilansir dari laman resmi pematangsiantarkota.go.id, Minggu (05/11/2017). Gus Solah menambahkan, kedatangannya adalah untuk menyampaikan materi dalam diskusi pluralisme dan kebangsaan di Pematangsiantar, menurutnya kota ini sebagai kota yang majemuk. Sementara itu Walikota mengatakan bahwa Pematangsiantar merupakan kota paling toleran, di mana saat ini masyarakatnya tetap menjaga nilai toleransi dalam keberagaman yang ada, hampir beragam suku dan agama ada disini, "walau di sini majemuk, akan tetapi di kota berhawa sejuk ini semua pihak tetap menjaga kerukunan dan saling bertoleransi," katanya. Kehadiran Gus Solah di Pematangsiantar juga mengunjungi jorat Raja Sangnawaluh Damanik serta memberikan ceramah pluralisme dan kebangsaan bagi tokoh agama, pemuda, masyarakat, mahasiswa dan ormas.(BS02)