Beritasumut.com-Sekretaris tim dokter bayi kembar siam Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik Medan, dr Rizky Ardiansyah SpA (K) mengungkapkan jika kondisi bayi Sahira-Fahira saat ini sudah melewati masa kritis. Sebelumnya, bayi kembar siam ini menjalani perawatan intensif selama beberapa hari pasca melangsungkan operasi pemisahan, Senin (16/10/2017) lalu. Kondisi Sahira-Fahira, bayi kembar siam dempet perut dan dada asal Asahan akhirnya melewati masa kritisnya. Meskipun begitu, dr Rizky menjelaskan jika keduanya masih tetap harus dirawat di Ruang Intensive Care Unit (ICU) Anak dengan pemantauan ketat oleh tim dokter."Alhamdulillah, Sahira dan Fahira saat ini sudah sadar. Keduanya tidak lagi menggunakan mesin bantu nafas, dan hanya masih perlu pemantauan ketat di ruang ICU," ungkapnya kepada wartawan, Rabu (25/10/2017). Rizky menerangkan, kedua bayi saat ini juga tetap diberikan susu lewat selang Naso Gastric Tubes (NGT). Akan tetapi, khusus Sahira, tim dokter masih memberikan obat-obatan untuk mengatasi gagal jantung yang dialaminya."Pada intinya, Sahira dan Fahira masih memerlukan perawatan luka pasca operasi," pungkasnya. (BS07)