Beritasumut.com-Sumatera Utara (Sumut) terpilih sebagai tuan rumah Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) tahun 2018. Kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan para stakeholder kebencanaan yang dihadiri ribuan peserta dari seluruhIndonesia. Pengumuman Sumut sebagai tuan rumah disampaikan pada acara penutupan Peringatan Bulan PRB tahun 2017 di Aimas Convention Center, Sorong, Papua Barat, Selasa (24/10/2017). Penetapan Sumut sebagai tuan rumah ditandai dengan penyerahan bendera/ pataka kepada Gubernur Sumatera Utara (Sumut) yang diwakili oleh Kepala BPBD Provinsi Sumut Dr Ir Riadil Akhir Lubis MSi oleh Sektertaris Utama BNPB Ir Dody Ruswandi MSCE disaksikan Kepala BNPB Willem Rampangilei. Riadil mewakili Gubsu mengatakan, pihaknya memberi apresiasi kepada BNPB dan seluruh BPBD Provinsi dan kabupaten/kota yang telah menetapkan Sumut sebagai tuan rumah peringatan bulan pengurangan risiko bencana tahun 2018. “Kami sangat berbahagia dan berusaha sebaik mungkin dapat memfasilitasi kehadiran kita semua dengan menjemput niat yang ikhlas kita semua semoga diberi kesehatan dan kesempatan agar bersua kembali di wilayah Barat Indonesia. Insyaallah kami Pemerintah Provinsi dan masyarakat Sumut siap menyambut kehadiran bapak/ibu sekalian,” ujarnya. Lebih jauh, Riadil menjelaska, Sumut dinilai sebagai provinsi yang memiliki kepedulian terhadap penanggulangan bencana. “Gubernur Sumatera Utara dinilai concern terhadp upaya penanggulangan bencana dan pengurangan risiko bencana yang diintegrasikan ke dalam program pembangunan daerah. Ini dibuktikan dengan alokasi anggaran bencana dalam APBD Provinsi dan APBD kabupaten /kota yang cukup besar,” kata Riadil. Demikian juga Sumut mendapat alokasi dalam APBN di antaranya dana siap pakai dan hibah rehab dan rekonstruksi yang digunakan untuk pemulihan pasca bencana.“Sumut termasuk daerah yang risiko tinggi terjadinya bencana. Hasil kajian risiko bencana, Sumut terdapat 12 jenis bencana seperti gempa bumi, banjir bandang, tanah longsor, angin puting beliung, gunung api, tsunami dan lain-lain. Sebagian besar kabupaten/kota se-Sumut juga termasuk dalam 136 kabupaten/kota di Indonesia yang kawasan rawan bencana,” jelas Riadil. Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei mengatakan, bahwa Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana dilaksanakan setiap tahun sebagai sarana untuk memperkuat pemahaman Pemerintah dan Masyarakat terhadap aktivitas Pengurangan Risiko Bencana sebagai investasi untuk ketangguhan. "Hal ini bertujuan untuk membangun kesadaran bersama, membangun dialog dan mengembangkan jejaring antar pelaku PRB serta dapat dijadikan ajang pembelajaran bersama bagi pelaku PRB seluruh Indonesia," jelas Willem. (BS03)