Beritasumut.com-Pangdam I/BB Mayjen TNI Cucu Somantri memberikan kuliah umum tentang Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara kepada 275 peserta dari 13 Fakultas dalam rangka pertemuan Forum Pimpinan FIS/FISH/FPIPSLPTK Negeri se-Indonesia dan himpunan Sarjana Pendidikan Ilmu Sosial Indonesia (HISPISI), yang dibuka oleh Rektor Universitas Negeri Medan (Unimed) Prof Dr Syawal Gultom MPd, di Hotel Arya Duta, Jalan Balai Kota, Medan, akhir pekan kemarin. Dalam kesempatan itu, Pangdam I/BB menyampaikan pada generasi muda saat ini pemahaman Wawasan Kebangsaan masih diragukan, terutama di kalangan kampus yang kian memudar seiring dengan kemajuan zaman dan teknologi. "Untuk itu mari kita fahami makna wawasan kebangsaan dan membumikan Wawasan Kebangsaan kepada generasi penerus bangsa, khusunya di wilayah kampus. Wawasan Kebangsaan saat ini sudah sangat mengkhawatirkan, sehingga perlu dibangun kembali persatuan dan kesatuan bangsa serta jiwa nasionalisme," jelas Pangdam I/BB. Pangdam I/BB berharap kepada seluruh Dekan, Dosen dan tenaga pendidikan di manapun berada di seluruh Indonesia untuk kembali mengaktualisasikan Wawasan Kebangsaan melalui pemahaman kebangsaan, rasa kebangsaan, semangat kebangsaan, dan Integrasi Nasional demi menjaga keutuhan wilayah NKRI. Sementara itu, Rektor Unimed Syawal Gultom menambahkan, berbagai hal penguatan yang berkaitan dengan upaya menumbuhkan Wawasan Kebangsaan bagi anak negeri di antaranya yang sudah diatur dalam Permendagri Undang-Undang Nomor:17 Tahun 2012 tentang Pedoman Pendidikan Wawasan Kebangsaan. "Maka kita semua diharuskan untuk membangun kembali Persatuan dan Kesatuan Bangsa dan jiwa Nasionalisme. Ingat Bangsa Indonesia tidak lahir dari dasar persamaan kelahiran,kesukuan, ras, ataupun agama, tetapi karena ke Bhinekaan Tunggal Ikaan yang disatukan Idiologi Negara Indonesia yaitu Pancasila," ungkap Rektor. Hadir dalam acara ini, para Staf Ahli Pangdam I/BB, Asisten Kodam I/BB, Kabalak Kodam I/BB, Narasumber Guru Besar dan Wakil Dekan Akademik FIS Unnes Prof Dr Wasino Mhum, Ketua HISPISI Prof Dr Warsono MS serta para Dekan dari 13 Fakultas Ilmu Sosial se-Indonesia.(Rel)