Beritasumut.com-Penganiayaan yang dilakukan oknum Satpam Universitas Sumatera Utara (USU) kepada mahasiswa Fakultas Budaya masuk babak baru. Puluhan mahasiswa yang menjadi korban membuat laporan ke Polrestabes Medan. Kepada wartawan, Remon Simanjuntak yang membuat laporan mengatakan, kebiringasan puluhan Satpam itu tidak dapat diterima oleh mahasiswa yang melakukan aksi di depan kampusnya tersebut. "Beberapa mahasiswa banyak yang dihajar puluhan Satpam kampus tersebut," paparnya, Jumat (20/10/2017). Dikatakannya, ketegangan antara Satpam kampus dan mahasiswa ini bermula Kamis pukul 23.00 WIB. Ketika itu anggota Satpam kampus melihat masih adanya kegiatan hingga larut malam di Fakultas Ilmu Budaya USU, yang selanjutnya mendatangi mahasiswa dan meminta untuk meninggalkan areal kampus. Namun, upaya ini menimbulkan cekcok, hingga akhirnya anggota Satpam kampus diduga menempuh jalur represif dengan mengamankan mahasiswa.“Ada seorang mahasiswa bernama Imanuel dihantam pakai linggis. Akibatnya Imanuel mengalami kritis," jelasnya. Kondisi semakin meruncing, pihak mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya lalu berkumpul dan menyampaikan aspirasi mengecam tindakan represif Satpam kampus dan berujung kericuhan. Atas kejadian ini, Sat Sabhara Polrestabes Medan bersama dengan Polsek Medan Baru mendatangi lokasi kericuhan untuk mencegah keributan meluas."Saya harapkan para pelakunya ditangkap," imbuhnya. Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Febriansyah mengaku, situasi di dalam Kampus USU sudah kondusif. "Petugas masih melakukan penjagaan di seputaran Kampus USU," jelasnya.(BS04)