Beritasumut.com-Noermansyah (52), warga Jalan Masjid Syuhada, Pasar 6, Kelurahan Padang Bulan Selayang II, Medan Selayang, mengaku menemukan telur ayam diduga sintetis berbahan karet/plastik. Noermansyah menjelaskan, awalnya dia tak mencurigai sama sekali jika telur ayam eropa yang dibeli oleh istrinya di Pasar Sembada, Padang Bulan dua hari yang lalu seperti itu. Namun keanehan baru diketahuinya setelah telur direbus untuk makanan burung kenari peliharaanya."Ketika dikasih, burungnya gak mau makan, cuma diacak-acaknya aja. Padahal biasanya suka kali makan telur," katanya kepada wartawan, Jumat (20/10/2017). Sementara itu, Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di Medan Yulius Sacramento Tarigan mengatakan pihaknya akan segera melakukan penelusuran terhadap dugaan telur sintetis itu. Kendati sejauh ini, Sacramento mengaku baru mendengar kabar tersebut."Kita harus telusuri dulu kebenarannya dari telur itu," ungkapnya. Menurut Sacramento, penelusuran itu harus dilakukan terutama pada motif, untuk apa telur itu dibuat. Sebab, jika motif pembuatan berlandaskan ekonomi, ujar Sacramento, tentu telur berbahan sintetis karet/plastik akan justru lebih mahal biaya produksinya."Kalau ada motif lain mungkin. Makanya perlu dilakukan penelusuran," jelasnya. Akan tetapi, Sacramento menegaskan, terlebih dahulu harus mengetahui apa yang dimaksud dengan telur karet/plastik itu seperti apa. Sebab kata dia, hingga kini hal tersebut masih menjadi tanda tanya."Seperti apa? Masih tanda tanya," terangnya. Senada, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Medan, Muslim Harahap mengaku jika pihaknya juga melakukan penelusuran terhadap kebenaran informasi telur aneh itu. Saat ini, kata dia, pihaknya sudah menemui orang yang menemukan telur itu dan sudah mengambil sampel dan keterangan dan selanjutnya akan mendatangi tempat penjualan, untuk mengambil sampel."Sampel yang kita ambil akan kita periksa di laboratorium. Selanjutnya hasilnya akan kita serahkan ke BBPOM," pungkasnya. (BS03)