Beritasumut.com-Memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke- 65, Bhayangkari Polda Sumatera Utara (Sumut) menggelar Lomba Tari Tematik antar pelajar SMA dan Lomba Vocal Group antar pelajar SMP, di Aula Tribrata Polda Sumut, Sabtu (14/10/2017). Acara perlombaan Vocal Group dan Tari Tematik yang diikuti sekira 75 pelajar tersebut dihadiri Ketua Bhayangkari Polda Sumut Ny Roma M Paulus Waterpauw, Wakil Ketua Bhayangkari Polda Sumut Ibu Ny Evi Agus Andrianto, para Pengurus Bhayangkari Polda Sumut, Pengurus Cabang Bhayangkari Polda Sumut dan peserta lomba. Ketua Bhayangkari Polda Sumut Ny Roma M Paulus Waterpauw dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada para peserta lomba dan menyampaikan terima kasihnya kepada para pengurus Bhayangkari yang telah melaksanakan HKGB ke- 65 ini. "Kepada panitia saya ucapkan terima kasih karena kegiatan lomba ini terlaksana dengan baik. Tujuan diadakan kegiatan ini yaitu sebagai wadah pelajar SMP-SMA di Sumut menunjukan kreativitas dan prestasi yang dimilikinya. Diharapkan ajang ini juga silahturahmi untuk seluruh sekolah tingkat SMP dan SMA se Sumatera Utara,” ujar Nyonya Roma yang dilansir dari tribratanews.sumut.polri.go.id, Sabtu (14/10/2017). Ny Roma menambahkan, lomba ini dapat digunakan sebagai salah satu tameng agar para remaja khususnya pelajar tidak lagi terjerumus kedalam kenakalan remaja yang semakin lama semakin memprihatinkan seperti narkoba dan radikalisme. “Penyalahgunaan narkotika dan bahan-bahan berbahaya lainya sangat memprihatinkan kita, karena telah merambah ke seluruh lapisan masyarakat bahkan ke lingkungan anak-anak sekolah,” jelasnya. Dalam kaitan radikalisme, tambahnya, kita tidak menginginkan kelompok jagoan (preman) berkembang tidak terkendali seperti kelompok kejahatan yang bertahun-tahun membentuk karakter yang menguasai jaringan perdagangan narkotika dan senjata, serta menebar teror ancaman kekerasan, penculikan, pembunuhan dan radikalisme. Istri dari Kapolda Sumut ini menggangap, hal hal seperti itu perlu mendapat dukungan dari masyarakat serta lintas sektoral untuk ikut aktif dalam upaya pemberantasan penyalahgunaan narkoba khususnya di Sumatera Utara. "Dimana kita melihat upaya hukum Polisi yang tegas, mari kita dukung apa yang sudah menjadi komitmen Polri dalam melaksanakan tugas secara profesional, proporsional dan prosedural sehingga siapapun yang terlibat akan ditindak dengan tegas," pungkasnya. Sebelumnya, di awal acara, sebanyak 30 peserta perlombaan Tari Tematik, 45 peserta lomba vocal group mengikuti ceramah Jauhi Narkoba oleh BNNP Sumatera Utara yang dibawakan AKBP Magdalena Sirait, dan ceramah Bahaya Radikalisme oleh Iptu Gabriel Gultom Sik. (BS04)