Beritasumut.com-Bentrokan kembali terjadi antara masyarakat penggarap dengan Badan Perjuangan Rakyat Penunggu Indonesia (BPRPI) yang dipicu adanya perebutan lahan milik PTPN II, di Desa Sampali, Percut Seituan, Kota Medan, Sumatera Utara. Akibat bentrok tersebut, Purnamawanto, salah seorang warga dari BPRPI mengalami cedera parah, yang mengakibatkan tangan kanannya putus terkena sabetan benda tajam.Beruntung salah seorang rekannya langsung membawa korban ke rumah sakit terdekat, dan saat ini korban sudah di rujuk ke Rumah Sakit Umum, Dr Pirngadi Medan. Edyson, Kabag Humas Rumah Sakit Umum Pirngadi Medan mengatakan, selain tangan kanan, sekujur tubuh korban juga mengalami memar serta koyak di bagian kepala korban, Rabu (11/10/2017) “Saat ini korban masih syok, tangannya juga terpaksa diamputasi, selain itu seluruh badannya juga mengalami memar, dan ada sedikit koyak dibagian kepalanya,” ujar Edyson. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku.(BS08)