Bupati Remigo Jadi Narasumber dalam Forum HAM Kota se-Dunia di Gwangju, Korea Selatan

- Minggu, 17 September 2017 13:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir092017/4347_Bupati-Remigo-Jadi-Narasumber-dalam-Forum-HAM-Kota-se-Dunia-di-Gwangju--Korea-Selatan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Terobosan gemilang beranjak dari kepedulian yang tinggi akan hak azasi ditorehkan kembali oleh Bupati Pakpak Bharat, Dr Remigo Yolando Berutu MFin MBA. Setelah pada bulan Mei yang lalu diundang sebagai satu-satunya Kepala Daerah bersama delegasi Indonesia pada Universal Periodic Review of Human Rights di Jenewa, Swiss, kali ini Bupati diundang sebagai pembicara dalam Forum Kota HAM se-Dunia (World Human Rights Cities Forum 2017 di Gwangju, Korea Selatan, pertengahan pekan ini.

 

Bupati Remigo berbicara dalam Sesi Pleno tentang Demokrasi Partisipatoris dan Kabupaten/Kota HAM bersama dengan Wakil Walikota Grenoble (Perancis) Emmanuel Carroz, Direktur Barcelona Observatory for Social, Economic, and Cultural Rights Irene Ecorihuela dan Professor dari Chung-Ang University, serta Komisioner Gwangju Alliance for Progressive Movement.

 

Dalam presentasinya, Bupati menyatakan pentingnya belajar dari kota lain serta berbagi pengalaman Kabupaten Pakpak Bharat dalam menjalankan program-program pemerintah berbasis HAM. Program-program tersebut termasuk dalam memastikan pemenuhan kebutuhan dasar warga, pembangunan ekonomi, pemenuhan dan perlindungan hak perempuan dan anak, serta pendidikan maupun untuk menjamin kerukunan  beragama.

 

"Termasuk dalam menjamin peran aktif dan kerjasama masyarakat dan pemerintah daerah dalam menampung pengungsi dari Aceh Singkil saat konflik Agama di Aceh Singkil meluap," jelas Bupati dilansir dari laman resmi pakpakbharatkab.go.id, Minggu (17/09/2017).

 

Terkait partisipasi demokrasi warga, Bupati Remigo menjelaskan tentang Musrenbang yang dijalankan secara baik dari tingkat Desa, Kecamatan maupun Kabupaten. Sebagai Kabupaten baru hasil pemekaran, Pakpak Bharat patut diacungi jempol dengan prestasi meraih penghargaan dari Kementerian Hukum dan HAM sebagai Kabupaten Peduli HAM selama 4 kali berturut-turut. 

 

Forum ini dibuka oleh Walikota Metropolitan Gwangju Yoon Jang-hyun, Ketua Kim Dae-jung Peace Center Lee Huiho (Mantan Ibu Negara Kim Dae Jung) dan Menteri Luar Negeri Korea Selatan Kang Kunghwa. Forum Kota HAM Sedunia ini akan berlangsung sampai tanggal 17 September 2017. Delegasi pemerintah daerah, Komnas HAM dan INFID akan berbicara di berbagai program acara.

 

Sejak tahun 2011, Pemerintah Kota Metropolitan Gwangju di Korea Selatan telah menyelenggarakan Forum Kota HAM se-dunia. Forum ini merupakan gerakan global yang menjadi tempat pertukaran pengalaman pemerintah kota di seluruh dunia dan pemangku kepentingan lain yang berkomitmen dalam perlindungan dan pemenuhan hak asasi manusia oleh pemerintah daerah.(BS02)

 


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Berkah Ramadan, SMP Muhammadiyah 05 Medan Berbagi Sembako dan Takjil ke Warga Sekitar

Peristiwa

Kadin Sumut Apresiasi Kepemimpinan Bobby Nasution, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Inklusif dan Pemulihan Pascabencana

Peristiwa

RS Adam Malik Siagakan Pelayanan Kesehatan Selama Libur Lebaran 2025

Peristiwa

SMP Muhammadiyah 05 Medan Gelar Ramadan Ceria Penuh Berkah

Peristiwa

Tim Jalan Cepat Indonesia Tuntaskan Penampilan di Jepang

Peristiwa

Sidak RSUD Djoelham, Wawako Binjai Pastikan Semua Pelayanan Setara