Kembalikan Rumija, Satpol PP Tertibkan Pedagang Kaki Lima di Seputaran Stadion Teladan

- Kamis, 14 September 2017 18:45 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir092017/1618_Kembalikan-Rumija--Satpol-PP-Tertibkan-Pedagang-Kaki-Lima-di-Seputaran-Stadion-Teladan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS03
Beritasumut.com-Satpol PP Kota Medan menertibkan seluruh pedagang kaki lima yang menggelar lapak di seputaran Stadion Teladan, Medan, Kamis (14/09/2017). Selain  ingin mengembalikan Ruang Milik Jalan (Rumija) yang selama ini telah diambil para pedagang untuk berdagang, penertiban juga dilakukan dalam rangka mendukung kelancaran arus lalu lintas yang terganggu karena kehadiran para PK5 tersebut, terutama sore hingga menjelang malam hari.

 

Sebanyak 300 personel Satpol PP diturunkan untuk mendukung kelancaran penertiban.Awalnya penertiban yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dan dipimpin langsung Kasatpol PP Kota Medan M Sofyan itu berjalan dengan lancar. Sebab, para pedagang sebelumnya telah mendapat surat peringatan yang isinya tentang larangan berjualan sekaligus membongkar sendiri lapaknya masing-masing.

 

Ketika Satpol PP hendak menertibkan pedagang sepatu yang menggelar lapak di samping Stadion Teladan hingga Jalan Gedung Arca, penolakan pun terjadi. Salah seorang pria bertopi hitam dengan mengenakan kaos hitam dan celana pendek menolak dilakukannya penertiban yang disertai kalimat makian.

 

Namun upayanya tidak berhasil, Sofyan tak bergeming sedikit pun dan memerintahkan pembongkaran terus dilakukan. Pria itu pun akhirnya mengalah, dia minta untuk membongkar sendiri lapaknya. Permintaannya disetujui namun Sofyan minta hari itu juga seluruh lapak miliknya harus dibersihkan dari atas trotoar maupun parit.

 

Menjelang tengah hari, para PK5 yang berjualan sepatu di Jalan Gedung Arca melakukan aksi protes sehingga menyebabkan terganggunya kelancaran arus lalu lintas. Pasalnya, para PK5 yang umumnya didominasi kaum perempuan itu minta kepada Satpol PP agar tidak pilih kasih dalam melakukan penertiban.

 

Pasalnya, mereka melihat ada warung maupun bangunan yang ada didepan lapak mereka yang tidak dibongkar meski didirikan di atas trotoar dan parit. Namun protes ini bisa diredakan oleh petugas Satpol PP maupun aparat kepolisian dan tentara yang ikut  mendukung jalannya penertiban tersebut. Ditambahkan lagi, petugas satpol PP akan menertibkan seluruh lapak maupun bangunan yang didirikan di atas trotoar maupun parit.

 

“Rumija ini bukan tempat berjualan. Itu sebabnya kita  melakukan penertiban. Apalagi kehadiran para pedagang selama ini menyebabkan terganggunya kelancaran arus lalu lintas, terutama petang hingga menjelang malam sehingga mengganggu kenyamanan dan ketenangan masyarakat pengguna jalan,” ujar Sofyan.

 

Ditambahkannya lagi, penertiban seperti ini telah dilakukan beberapa kali namun para pedagang tetap tetap berjualan. Oleh karenanya  untuk memberikan efek jera, Sofyan dalam penertiban kali ini membongkar habis seluruh lapak yang ada. “Ada sekitar 300-an lapak yang ditertibkan hari ini,” ungkapnya.

 

Usai melakukan penertiban, Sofyan selanjutnya minta kepada jajaran Kecamatan Medan Kota untuk menjaga lokasi yang baru ditertibkan tersebut untuk mencegah para PK5 menggelar lapak kembali. “Begitu melihat pedagang hendak mendirikan lapak, jajaran Kecamatan Medan Kota cepat melarangnya. Dengan demikian para pedagang tentunya tidak dapat berjualan kembali,” pungkasnya.(BS03)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

BPJS Ketenagakerjaan: Keluarga Personel Satpol PP Medan Dapat Santunan

Peristiwa

Wamen PU Desak Percepatan Pengerjaan Revitalisasi Stadion Teladan

Peristiwa

Satpol PP Pematangsiantar Imbau Warga Bongkar Bangunan Liar di Seputaran Stadion Sang Naualuh

Peristiwa

Satpol PP Medan Ajak Wartawan Jadi Sumber Informasi

Peristiwa

Kehadiran Pedagang Luar Kota Medan Perlu Perhatian Bersama

Peristiwa

Wakil Walikota Medan Gunakan Bus Listrik Berangkat ke Kantor