Buka Usaha Mie Sop, Ketua Ranting Perindo Bandar Klippa Dihajar Preman Setempat

- Senin, 04 September 2017 20:08 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir092017/3864_Buka-Usaha-Mie-Sop--Ketua-Ranting-Perindo-Bandar-Klippa-Dihajar-Preman-Setempat.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS04
Beritasumut.com-Agus Rianto (43), warga Jalan Medan-Batangkuis Emplasmen, Dusun XI, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Seituan dihajar Preman Setempat (PS). Peristiwa pengeroyokan ini terjadi saat Agus baru saja membuka usaha kecil-kecilan berjualan mie sop di Jalan Besar Medan-Batangkuis, Gang Ridho, tepatnya di samping Supermarket Irian, Rabu (30/08/2017) sekitar jam 22.30 Wib. 

 

Mantan calon Kepala Desa (Kades) Bandar Klippa dan saat ini tercatat sebagai Ketua Ranting Partai Perindo Bandar Klippa ini dianiaya sejumlah PS di bawah komando Rahmad.Akibat dianiaya Ramhad dkk, Agus mengalami sejumlah luka, seperti lebam di bawah mata sebelah kiri, luka gores di leher dan luka gores di pundak.

 

Agus pun langsung membuat laporan ke Polsek Percut Seituan, dengan bukti lapor No.LP/1869/K/2017/SPKT PERCUT tanggal 31 Agustus 2017."Kejadiannya jam 22.30 wib, sekitar jam 00.30 wib, saya langsung visum dan buat laporan ke Polsek Percut Seituan," ujar Agus kepada wartawan, Senin (04/09/2017).

 

Lebih jauh Agus menceritakan, saat kejadian, dia sedang beristirahat di rumahnya, tiba-tiba ditelepon keponakannya yang menyebutkan, kalau warung miliknya dirusak orang. Kaget dengan kabar itu, Agus pun bergegas menuju lokasi kejadian. Setibanya di lokasi, Rahmat bersama 2 orang temannya mendatangi Agus dan langsung marah-marah. 

 

"Pas nengok warung saya yang sudah hancur itu, tiba-tiba Rahmad sama 2 kawannya, yang satu namanya Pai dan satu lagi nggak kenal saya, mendatangi saya. Si Rahmad bilang gini, kalau memang punya otak, permisi dulu sama pemuda setempat (PS). Ya saya jawab, loh saya orang sini, ngapain harus melapor sama PS. Kan nggak sopan dia ngomong seperti itu," tutur Agus. 

 

Selanjutnya, pertengkaran mulut pun terjadi antara keduanya. Tiba-tiba, kedua teman Rahmad langsung memegang kedua tangan Agus, sementara Rahmad memukuli Agus. Kemudian, datang lagi beberapa orang teman pelaku, untuk melerai kejadian itu. "Bukan melerai, orang saya dipegangi jadi nggak bisa melawan. Artinya saya dikeroyok," imbuhnya lagi. 

 

Ada banyak saksi saat kejadian itu, beberapa di antaranya Mukhlis Sujarwardi, Muhammad Lubis alias Bornek (petugas jaga malam Supermarket Irian), Manasal Hutasoit (petugas jaga malam Supermarket Irian), Khaidir alias Ajo Sate, Lamhot Pardamean Hutapea (abang kandung pelaku) dan Heru Hakim. "Yang saya ingat orang-orang ini ada di lokasi saat kejadian itu, semuanya warga situ, warga Gang Ridho, samping Supermarket Irian," ucapnya. 

 

Dari informasi dihimpun menyebutkan jika pelaku, Rahmad disebut-sebut merupakan pengguna narkoba. "Dites urine aja, kan nanti ketauan kalau make narkoba atau nggaknya," kata warga sekitar yang tak mau disebutkan namanya.

 

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan, Iptu Philip Antonio Purba ketika dikonfirmasi via WhatsApp (WA) mengaku belum mengetahui kasus tersebut. "Sabar, saya cek dulu," jawabnya singkat. 

 

Tak berapa lama, Philip kembali mengirimkan pesan, yang mengatakan jika pihaknya kesulitan mendapatkan keterangan saksi-saksi. "Saksi-saksi belum ada," katanya lagi.(BS04)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Dari Budaya ke Kelas, Penguatan Pendidikan Anti Korupsi dalam Kurikulum Merdeka di Sumatera Utara

Peristiwa

PSMS vs PSPS Berakhir Imbang, Suporter Meraung di Stadion Utama Sumut

Peristiwa

Drama Kartu Merah dan Kontroversi, PSMS Tumbang 1-2 vs Bekasi City

Peristiwa

Rekor Kandang Bekasi City Dipertaruhkan, PSMS Siap Curi Poin

Peristiwa

Dorong Percepatan Investasi Kawasan Industri Terpadu Kadin Sumut Bertemu PT JIEP dan BPS

Peristiwa

Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta Jatuhkan Vonis Dalam Kasus Korupsi Koneksitas TWP AD