Warga Diminta Tidak Terlalu Mengkhawatirkan Gempa di Mentawai

Herman - Jumat, 01 September 2017 13:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir092017/4413_Warga-Diminta-Tidak-Terlalu-Mengkhawatirkan-Gempa-di-Mentawai.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Jumat (01/09/2017),  pukul 00:06:56 WIB, wilayah Pantai Barat Sumatera diguncang gempabumi tektonik.  Hasil analisis terkini BMKG menunjukkan bahwa gempabumi berkekuatan M=6,0 (Update) terjadi dengan koordinat episenter pada 1,33 LS dan 99,65 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 57 km arah timur laut Kota Muarasiberut, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Propinsi Sumatera Barat pada kedalaman 59 km.

 

Dampak gempabumi yang digambarkan oleh Peta tingkat guncangan (shakemap) BMKG menunjukkan bahwa dampak gempabumi berupa guncangan dirasakan di daerah Padang, Pariaman, Painan dan Kepulauan Mentawai II SIG-BMKG (V MMI), Padang panjang, Bukit Tinggi II SIG-BMKG (IV MMI), Lima Puluh Kota, Tanah Datar, Solok, Mukomuko,Bengkulu Utara II SIG (II-III MMI), Kepahiang I SIG-BMKG(I-II MMI). Guncangan gempabumi ini belum menimbulkan kerusakan.

 

Ditinjau dari kedalaman hiposenternya, tampak bahwa gempabumi ini termasuk dalam klasifikasi gempabumi dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia tepatnya di zona Megathrust yang merupakan zona subduksi lempeng yang berada di Samudera Hindia sebelah barat Sumatra. Konvergensi kedua lempeng tersebut membentuk zona subduksi yang menjadi salah satu kawasan sumber gempabumi yang sangat aktif di wilayah Sumatra. 

 

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini dipicu oleh penyesaran naik," ujar Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Drs Moch Riyadi MSI, Jumat (01/09/2017).

 

Hingga pukul 00:36 WIB, Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock). 

 

"Kepada masyarakat di sekitar wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," ujar Moch Riyadi.(BS01)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Pantai Barat Simeulue Aceh Diguncang Gempa Tektonik Magnitudo 6,2

Peristiwa

Taput Diguncang Gempa Tektonik Magnitudo 4.2

Peristiwa

Gempa Tektonik Magnitudo 3,1 Guncang Tapanuli Tengah

Peristiwa

Kota Sibolga dan Sekitarnya Diguncang Gempa Tektonik Magnitudo 4,5

Peristiwa

Gempa Tektonik Magnitudo 5,4 Guncang Aceh, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Peristiwa

Gempa Tektonik Magnitudo 5,2 Guncang Pantai Barat Sumatera Aceh