Beritasumut.com-Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa memastikan jika persedian beras cukup. Mensos berharap agar jajaran di bawahnya selalu memperhatikan stok pangan, sehigga masyarakat tidak mengalami kelaparan.Hal tersebut dikatakan Mensos di acara Puncak Hari Kemanusiaan Dunia sekaligus Penyaluran bantuan sosial non tunai Program Keluarga Harapan (PKH) di relokasi erupsi Sinabung, Kecamatan Siosar, Kabupaten Karo, Selasa (22/08/2017). Terkait Peringatan Hari Kemanusiaan Sedunia, Khofifah mengatakan mestinya peringatan jatuh tanggal 19 Agustus, namun rangkaian sudah dimulai sejak 4 Agustus sampai akhir bulan ini. Di Indonesia peringatan ini dilaksankan masuk tahun kedua, namun secara internasional sudah digelar selama 13 tahun. “Dari rasa kemanusiaan kita bisa saling menghormati, menyayangi melayani tolong menolong, ternyata kita berbeda dipersatukan Indonesia, beda suku budaya sehingga komitmen kita tidak secara simbolik, namun indonesia menunjukkan kepedulian atas nama kemanusiaan sudah diberikan sejak indonesia merdeka kepada negara yang terancam kelaparan dan yang mebutuhkan,” kata Mensos. Hadir dalam acara ini, Gubsu HT Erry Nuradi, Irjen kemensos Emmy Hidayanti, Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos Hari Hikmat, Anggota DPD Ri Djasmen Purba, Dirut Bank Mandiri Kartika Wirjoatmojo, Pimpinan UNHCR Indonesia Thomas Vargas, Bupati Karo Terkelin Brahmana, Wakil Bupati Cori Sibayang dan ratusan penerima bantuan PKH dan sembako. Dalam Puncak Hari Kemanusiaan Sedunia dilaksakana penyaluran bantuan Jaminan Hidup untuk 624 KK warga Desa Kutarayat yang telah kembali dari pengungsian senilai Rp 2.164.500.000, pemberian Paket Sembako sebanyak 1.011 paket untuk penghuni hunian tetap Siosar dan penerima jaminan hidup dari Desa Kutarayat senilai Rp 202.200.000. Selain itu Mensos didampingi Gubsu Erry menyerahkan juga bantuan penguatan kearifan lokal dan keserasian sosial di Desa Perbaji, Kecamatan Tiganderket, senilai Rp 159.000.000, Penyaluran bantuan Program Keluarga Harapan untuk 9.052 keluarga senilai Rp 17.108.280.000, Bantuan Rastra untuk 19.042 keluarga senilai Rp. 26.118.007.200, Bantuan sosial Disabilitas untuk 5 jiwa senilai Rp. 15.000.000 dan Bantuan Sosial Lanjut usia untuk 25 jiwa senilai Rp. 50.000.000. Selanjutnya juga ada pembagian kacamata, Donor Darah dan Paket Anak kepada 300 anak oleh Yayasan Surya Kebenaran Internasional (YSKI) Sumatera Utara, pelayanan kegiatan dukungan psikososial dan kesehatan oleh MDMC dan TAGANA. Pembagian paket sembako untuk 300 keluarga oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan pembagian paket sembako untuk 1.000 keluarga oleh Bank Mandiri dan pelepasan relawan Bank Mandiri untuk diterjunkan dalam rangka pencairan PKH di Kabupaten Batubara.(BS03)