19 Kali Beraksi di Medan, Dua Pelaku Begal Tewas Ditembak Polisi

Herman - Minggu, 20 Agustus 2017 18:48 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir082017/417_19-Kali-Beraksi-di-Medan--Dua-Pelaku-Begal-Tewas-Ditembak-Polisi.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ilustrasi
Beritasumut.com-Komplotan begal sadis yang kerap menggunakan senpi di Medan berakhir sudah. Petugas Polrestabes Medan menembak mati 2 pelaku begal yang kerap beraksi di beberapa lokasi jajaran Polrestaabes Medan.

 

Selain menembak mati 2 pelakunya, polisi juga meringkus 2 pelaku kejahatan jalanan yang cukup meresahkan masyarakat terkhusus pengguna jalan tersebut. Kedua pelaku yang ditembak mati yakni Raden Mas Dodi dan Fandi Sahputra. 

 

"Keduanya terpaksa kita tembak dan peluru mengenai bahagian dada sebelah kirinya hingga tewas, lantaran berusaha melawan petugas menggunakan pisau saat akan dilakukan pengembangan guna menunjukan tempat berkumpulnya komplotan pelaku. Namun tempat yang di tunjukan bukanlah tempat berkumpul komplotan pelaku," ucap Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Sandi Nugroho saat memaparkan pengungkapan kasus begal tersebut di pelataran RS Bhayangkara Medan, Minggu (20/08/2017) sore.

 

Dikatakannya, pengungkapan tersebut berawal dari aksi komplotan pelaku pada Minggu (20/08/2017), sekitar pukul 02.30 WIB, di Jalan Sei Putih No 9 terhadap korbannya, Dandi Andrian (17) warga Jalan A.H. Nasution, Gang Karya April, Medan Johor.

 

Dimana pada saat itu, korban dari Jalan Jamin Ginting menuju Jalan Sei Putih, tepatnya di Jalan Sei Putih, No 9, depan rumah korban sendiri, ianya melihat dari kaca spion sepeda motor Beat warna Hitam, bahwa dirinya telah diikuti oleh pelaku yang mengendarai kreta Honda Vario warna Hitam-Merah.

 

Sewaktu nyaris berdekatan dengan korban, datang lagi 2 sepeda motor jenis metik juga dan langsung menembak korban dengan senjata airsoft gun hingga mengenai leher sebelah kanan korban. Bukan itu saja, korban yang kesakitan kembali dipukul pelaku di bahagian kepalanya menggunakan kayu broti.

 

"Korban sempat melakukan perlawanan terhadap tersangka yang berjumlah 6 orang, sewaktu kretanya akan dirampas, namun korban tak berdaya akibat dikeroyok dan dianiaya para pelaku," jelas Kapolrestabes disamping Kasat Reskrim, AKBP Febriansyah, Kapolsek Medan Baru, Kompol Hendra Eko Triyulianto dan perwakilan dokter RS Bhayangkara Medan.

 

Walau sepeda motor berhasil dirampas kawan pelaku, korban yang masih berstatus pelajar itu kenal betul ciri-ciri pelaku yang menembaknya pakai senjata pistol airsoft gun yang pada saat itu memakai celana pendek warna Abu-abu. Dari situ, korban pun melapor ke Polsek Medan Baru.

 

Laporan tersebut ditindaklanjuti. Dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan beberapa saksi di TKP dan korbannya, petugas Polsek Medan Baru bersama Tim Reskrim Polrestabes Medan mengendus keberadaan pelaku sedang berkumpul di kosan Jalan Dipanegara, Padang Bulan, Medan Selayang.

 

Mengetahui hal itu, petugas langsung melakukan penggerebekan. Di kost tersebut, komplotan pelaku berinisial, G, B, I, K kabur melihat kedatangan polisi. Namun pelaku lainnya, Fandi Sahputra (tewas) Raden Mas Dodi (tewas) dan Tengku Aditia Hidayat, serta salah seorang lagi berinisial A, diamankan polisi guna dilakukan pengembangan terhadap tersangka lainnya.

 

"Dari kosan tersebut, kita mengamankan 3 unit kreta Honda Vario warna Merah, Honda Beat warna Hitam, dan Honda Beat warna Merah-Putih. Disitulah kita bawa 2 tersangka yang kita tembak mati karena mencoba melawan saat pengembangan," tutur, Kapolrestabes, Kombes Sandi.

 

Dari pengembangan tersangka selanjutnya yang masih hidup, lanjut Kapolrestabes, polisi kembali mengamankan barang bukti; 4 tas cewek, peluru mimis air gun, 1 air gun jenis revolver, 1 parang, 1 kunci T dan juga balok kayu. "Kita ungkap dan dapat pelakunya dalam tempo 1 jam 8 menit," jelasnya.

 

Setelah ditelusuri dari hasil interogasi yang dilakukan polisi, kompoltan begal sadis ini telah puluhan kali melakukan aksi begal di 19 titik wilayah Polrestabes Medan. 

 

"Dari pengakuan pelaku, mereka sudah 19 titik melakukan aksi begalnya di wilayah Polrestabes Medan. Kita tidak akan berhenti sampai disini, segala sesuatu berkaitan dengan begal, apalagi narkoba akan kita tindak. Pengakuan mereka masih sekali masuk penjara. Kita masih telusuri kemana barang mereka jual. Bahkan hasil test urine, mereka merupakan pengguna narkoba," pungkasnya.(BS04)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

KADIN Medan Apresiasi TNI AL Tangkap Begal di Belawan, Dinilai Tingkatkan Keamanan

Peristiwa

Polrestabes Medan Sikat Rayap Besi-Narkoba, 15 Hari, 147 Tersangka Ditangkap

Peristiwa

Sepanjang Ramadan, Satreskrim Polrestabes Medan Berantas Begal dan Polisi Gadungan

Peristiwa

Polisi Tembak Dua Orang Komplotan Maling Motor di Jalan Sei Mencirim Deli Serdang

Peristiwa

Polisi Tembak Maling Motor di Kecamatan Medan Tuntungan

Peristiwa

Polisi Tembak Kaki Maling Motor di Parkiran Tiara Convention Centre Medan