Beritasumut.com-Paskibraka Sumatera Utara (Sumut) yang telah bertugas pada Upacara Detik-Detik Proklamasi dan penurunan Bendera Merah Putih pada Kamis (17/08/2017) kemarin, akhirnya resmi dipulangkan ke daerahnya masing-masing. Gubernur Sumut (Gubsu) HT Erry Nuradi pun berpesan agar para pemuda terpilih itu bisa menjaga nama baik korps di mana pun dan kapan pun. Pesan itu disampaikan Gubernur Sumut HT Erry Nuradi saat menggelar acara Pemulangan Paskibraka Provinsi Sumut 2017 di Rumah Dinas, Jumat (18/08/2017) sore. Hadir dalam acara ini, Wakil Gubernur Sumut (Wagubsu) Nurhajizah Marpaung, Ketua Pepabri Sumut H Ali Imran Siregar, Ketua LVRI Sumut Awaluddin, Ketua DHD 45 Nurdin Lubis serta sejumlah perwakilan Forkopimda Sumut. Di hadapan 66 orang siswa Paskibraka dari 33 kabupaten/kota se-Sumut, Gubsu berpesan untuk siap mental dan spiritual dalam menjalankan kehidupan setelah selesai sekolah (lulus) nantinya. Jangan sampai keterlibatan narkoba mendekati. Sehingga cita-cita yang diimpikan bisa tercapai melalui prestasi dan kemampuan serta kreatifitas, terutama untuk melanjutkan pendidikan dan lainnya ke jenjang yang lebih tinggi sebagaimana harapan orang tua kepada anaknya. “Teruskan cita-cita dan kalian harus siap lahir batin. Saya berharap bahwa purna paskibra menjadi contoh teladan dan sekaligus memberikan virus kebaikan kepada siswa-siswi yang ada di daerahnya masing-masing. Hormat saya kepada orang tua dan salam untuk kawan-kawan lainnya yang menunggu cerita pengalaman kalian,” sebut Erry. Dalam kegaitan sederhana itu, Gubsu juga menyerahkan cenderamata kepada 66 orang siswa-siswi Paskibra yang kini sudah menjadi Purna Paskibra Indonesia dari Sumut 2017. Bahkan dalam penurunan Sang Saka Merah Putih di Istana Negara Jakarta, Putri asal Sumut Ruth Purba, menjadi pembawa Baki tempat bendera untuk diserahkan kembali ke Presiden. Pemilihan ini setelah sepuluh tahun terakhir belum pernah diberikan tugas khusus dalam pelaksanaan Upacara Kemerdekaan RI di Istana Presiden. Selain itu, para purna paskibraka berikut para pelatih yang bertugas diberi penghargaan sekaligus diajak rekreasi pendidikan ke tempat wisata sejarah hingga 22 Agustus mendatang. Sementara itu, Ketua Pepabri Sumut H Ali Imran Siregar menyampaikan pesan kepada generasi muda yang hadir untuk tidak lupa akan sejarah perjuangan bangsa oleh para pendahulu. "Bagaimana jiwa dan semangat perjuangan para pahlawan baik pada masa sumpah pemuda maupun proklamasi kemerdekaan RI, bisa tetap tertanam di sanubari para pemuda Indonesia khususnya di Sumut," jelasnya. (BS03)