Kasus Curas yang Dilaporkan Tak Kunjung Tuntas, Keluarga Korban Keluhkan Kinerja Polsek Patumbak

- Senin, 14 Agustus 2017 20:20 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir082017/1790_Kasus-Curas-yang-Dilaporkan-Tak-Kunjung-Tuntas--Keluarga-Korban-Keluhkan-Kinerja-Polsek-Patumbak.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS04
Korban Curas, Neni Faridah.
Beritasumut.com-Keluarga korban pencurian dengan kekerasan (curas), Dimas Kewa (31) mengeluhkan kinerja Polsek Patumbak. Kasus curas yang dilaporkannya pada 2015 lalu, hingga kini tak kunjung tuntas.Berdasarkan laporan polisi Nomor: 395/V/2015/SU/Polresta Medan/Sektor Patumbak, korban Neni Faridah, warga Jalan Selamat, Simpang Limun, No.141, menjadi korban curas di rumahnya.

 

Dimas menceritakan, pada 19 Mei 2015 lalu, korban yang di rumah sendirian diketahui oleh kedua pelaku, langsung masuk ke dalam rumah. Dimas yang juga suami korban ini melanjutkan, kedua pelaku sebelumnya disinyalir sudah mengendap di garasi rumah. Saat itu, dirinya mengaku sedang di rumah sang isteri.

 

"Kami masih pacaran waktu itu, jadi aku di rumahnya. Setelah aku pulang, baru keduanya menggasak rumah isteri saya. Saat itu, isteri saya baru siap mandi. Syukurnya tidak diperkosa. Korban langsung dibekap pakai handuk kecil. Karena terus melawan kemudian dipukul pakai batu. Dihantam kepada kepalanya sampai mengalami 34 jahitan dan diancam menggunakan pisau karena pasti korban melawan," ujarnya kepada wartawan, Senin (14/08/2017).

 

Dimas mengaku kecewa dengan penanganan kasus tersebut. Menurutnya, sejak tahun 2015 kasus ini tidak ada penyelesaian hingga tak menemui titik terangnya oleh penyidik Reskrim Polsek Patumbak. Bahkan, dia juga sesalkan, SP2HP tak pernah diserahkan oleh penyidik kepada korban."Ini bukti tidak ada keseriusan polisi Polsek Patumbak untuk menyelesaikan perkara ini. ‎Kerugian korban, hape Iphone, hape Samsung, kalung emas, gelang emas, anting emas dan sejumlah uang tunai yang ditotal mencapai Rp10 juta," ujar warga Medan Johor ini.

 

Dia mengaku, sudah berupaya dengan mendatangi Polsek Patumbak untuk mengikuti sejauh mana kasus yang dilaporkannya tersebut. Pasca kejadian, dia bilang, 1 bulan secara terus menerus mendatangi Polsek Patumbak. Namun yang diperoleh, hanya jawaban sabar. "Selalu disuruh sabar sampai sekarang dan jawabannya sedang dilidik. Penyelesaiannya sampai sekarang tidak ada. Apakah polisi Polsek Patumbak tidak ada keseriusan untuk menyelesaikan perkara ini," keluhnya.

 

Dimas menambahkan, kedua pelaku bernisial L dan J yang tak lain warga sekitar TKP. Artinya, rumah pelaku tak jauh dari rumah korban. "Kami mengetahui tersangkanya karena sempat dikejar sama beberapa saksi yang warga sekitar. Memang L dan J setelah kejadian, langsung kabur melarikan diri. Tapi sekarang L sedang di rumah setelah kabur ke Pekanbaru. Sementara J kabur ke Jawa yang aku dengar," katanya.

 

Dikonfirmasi, Kanit Reskrim Polsek Patumbak, Iptu Ainul Yaqin meminta kepada wartawan untuk memberikan nomor laporan polisi terkait kasus tersebut. Dia bilang, pihaknya berjanji akan menangkap kedua terduga tersangka."Saya cek anggota. Nanti saya kabarin lagi," singkat mantan Kanit Reskrim Polsek Medan Timur ini. (BS04)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Wanita Warga Menteng Medan Tewas Dirampok Kekasih, Jasadnya Dibuang ke Kebun Tebu Diski

Peristiwa

Kepergok Tim Patroli, Pencuri Pagar Besi Ditangkap

Peristiwa

Satreskrim Polrestabes Medan Ringkus Pencuri Perhiasan Emas Senilai Rp 60 Juta

Peristiwa

Polisi Amankan Tiga Orang Pelaku Pencurian di Rumah Dinas Walikota Medan

Peristiwa

Polsek Medan Baru Tangkap Pelaku Maling Handphone

Peristiwa

Polda Sumut Tangkap Residivis Pelaku Pencurian di Villa Milik Kajati Sumut