Otoritas Bandara Tunggu Hasil Penyelidikan KNKT Sayap Pesawat yang Senggolan di Kualanamu

Herman - Jumat, 04 Agustus 2017 10:38 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir082017/8001_Otoritas-Bandara-Tunggu-Hasil-Penyelidikan-KNKT-Sayap-Pesawat-yang-Senggolan-di-Kualanamu.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/BS05
Beritasumut.com-Otoritas Bandara (Otban) Wilayah II Medan belum bisa menjelasakan penyebab terjadinya insiden senggolan antara pesawat Lion Air dengan pesawat Wings Air. Mereka masih menunggu hasil penyelidikan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

 

Kepala Otoritas Bandara Wilayah II Medan Nur Isnin Istiartono didampingi General Manajer (GM) PT Angkasa Pura II Cabang Bandara Kualanamu Arif Darmawan kepada wartawan, Jumat (04/08/2017) mengatakan pihaknya belum bisa menjelaskan penyebab dan kronologis bersenggolannya kedua pesawat tersebut.

 

"Kita belum bisa menjelaskan penyebab insiden tersebut, itu kewenangan KNKT. Kita mendata fakta yang ada dan melaporkan ke pimpinan serta menfasilitasi KNKT," kata Nur Isnin.

 

Dia juga belum dapat memastikan kapan KNKT akan melakukan penyelidikan terkait insiden ini. Namun dirinya berharap agar KNKT segera melakukan penyelidikan. "Kita masih menunggu informasi kedatangan KNKT, kita belum tau kapan KN KT akan turun, tapi biasanya secepatnya," ujarnya.

 

Nur Isnin juga menerangkan pesawat Lion Air yang terlibat insiden ini baru tiba di Bandara Kuala Namu dari Banda Aceh. Sementara pesawat Wings Air bersiap-siap untuk lepas landas (take off) menuju Meulaboh. "Akibat insiden ini kedua pesawat mengalami kerusakan di bagian sayap. Kita memerlukan waktu sekira 40 menit untuk memindahkan pesawat serta membersihkan fasilitas dari sayap yang rusak. Selama proses evakuasi penerbangan ditunda, begitu juga pesawat yang akan mendarat," terangnya.

 

Ditanya apakah pilot dan kru kedua pesawat yang bersenggola akan dilakukan test urine, dirinya menjelaskan akan menyerahkan sepenuhnya hal ini ke pihak KNKT. "Untuk pilot dan kru pesawat masih disini (di Bandara Kuala Namu), kita kasih mereka untuk istirahat karena insiden ini tidak diinginkan," ujarnya.

 

Meskipun pihak Otoritas Bandara Wilayah II Medan belum dapat menjelaskan penyebab bersenggolannya pesawat Lion Air dan Wings Air, namun beredar informasi saat pesawat Lion Air tersebut mendarat di run way 23 KNO, sementara di ujung landasan (kurang lebih di Taxi Way Delta) pesawat Wings Air sedang bersiap-siap untuk line up. Diduga pesawat Wings Air terlalu cepat mengambil posisi sehingga menyebabkan senggolan sayap Lion Air sebelah kiri dangan sayap Wings Air sebelah kanan. (BS05)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Direktur Teknik Dibebastugaskan, Menhub: Sanksi Lion Air Tunggu Penyelidikan KNKT

Peristiwa

Tidak Meledak di Udara, KNKT Konsentrasi Pencarian Korban Lion Air JT610

Peristiwa

Kurangi Kecelakaan Darat, KNKT Usul Batasan Jam Kerja Pengemudi

Peristiwa

Senggolan Pesawat Lion dan Wings Air di Kualanamu, Pilot Dites Urin dan Diistirahatkan

Peristiwa

Otban Tunggu Hasil Penyelidikan KNKT Terkait Senggolan Pesawat di Bandara Kualanamu

Peristiwa

Pesawat Lion Air dan Wings Air Senggolan di Bandara Kualanamu, Ini Penjelasan Lion Air Group