Beritasumut.com-Pihak ahli waris yang telah mewakafkan Masjid Amal Silaturahim di Kawasan Asia Mega Mas, Medan, kepada masyarakat atau umat, menolak rencana pemindahan masjid yang dilakukan pihak Perumnas. Salah satu ahli waris, Rahim mengaku pihaknya tidak pernah diundang pihak badan kenajiran masjid terkait perpindahan masjid tersebut. "Kita sudah mendengar kalau masjid yang diinfakkan orang tua kami dulu di tahun 1950-an itu, akan dipindahkan. Dan kita juga mendengar pihak kenajiran juga sudah menyetujui perpindahan tersebut. Tapi anehnya kami sebagai pihak ahli waris tidak pernah diundang terkait permindahan masjid tersebut," ujar Rahim kepada wartawan, Selasa (01/08/2017). Untuk itu, ungkapnya, ia berharap agar masjid tersebut tidak dipindahkan ke daerah lain. "Tapi kalau dipugar kembali untuk diperindah saya setuju. Tapi kalau direlokasi saya menolak," ungkapnya. Dan yang sangat aneh, ungkap Rahim, kenapa tanah masjid tersebut sekarang menjadi milik Perumnas? Padahal pihaknya sebagai ahli waris tidak pernah menjual tanah masjid tersebut. Sementara itu, menurut Rahmadsyah tokoh masyarakat di kawasan Asia Mega Mas, juga merasa resah dengan perpindahan Masjid Amal Silahturahim yang sudah berdiri puluhan tahun di kawasan Asia Mega Mas tersebut. "Saya juga terkejut mendengar masjid akan dipindahkan. Sementara saya sendiri yang setiap hari sholat di masjid ini tidak pernah diajak rapat terkait perpindahan masjid ini," ungkapnya seraya mengaku menolak jika masjid tersebut dipindahkan. Sedangkan menurut Ketua DPW FPI Kota Medan, Ustad Kusnady pihaknya akan memback up ahli waris untuk mempertahankan Masjid Amal Silahturahim tersebut. "Para ahli waris sudah memberikan surat kuasa kepada kita untuk menelusuri kenapa masjid itu direlokasi. Atas izin siapa? kenapa pihak badan kenaziran tidak melibatkan masyarakat dan ahli waris dalam hal merelokasi masjid ini. Untuk itu, kita akan memperjuangan agar masjid tersebut tidak dipindahkan sesuai dengan amanah ahli waris," pungkasnya. (BS04)