Beritasumut.com-Terkait keterlibatan anggota Polri dalam peredaran gelap narkoba, beberapa waktu lalu, Kapolda Sumatera Utara (Kapoldasu) Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw meninjau langsung tempat kejadian perkara (TKP) masuknya narkoba jaringan International melalui jalur Perairan Laut Serdang Bedagai, Kamis (20/7/2017) pukul 14.00 Wib. Dalam peninjauan ini, Kapodasu didampingi KA BNNP Sumut Brigjen Pol Drs Andi Loedianto, Wakil Bupati Darma Wijaya, Anggota DPRD Komisi D Asong, para Pejabat Utama Poldasu, Kapolres Serdang Bedagai dan personil Polres Serdang Bedagai. Kapoldasu mengatakan, pasca penangkapan Aiptu Suheryanto, pihaknya melakukan kajian dan sepakat untuk memeranginya bersama pemerintah terkait.Mantan Kapolda Papua itu mengaku banyak informasi yang diperoleh pihaknya tentang peredaran dan masuknya narkotika jaringan internasional ke wilayah Sumut.“Kami akan berupaya bersama, sinergi menangani masalah ini. Mengecek tempat kejadian seperti pantai ini. Selanjutnya, kami buat cara bertindak Standart Operasional Prosedur (SOP),” katanya. Dia mengindikasikan, salah satu kendala untuk mengantisipasi masuknya narkoba ke Sumut melalui wilayah pantai Sergai, karena luasnya mencapai 61 km dan minimnya kekuatan personel serta kelengkapannya.Meski demikian, Kapoldasu tetap bertekad memberantas narkoba untuk menyelamatkan generasi bangsa. Ke depan, sambungnya, pihaknya bersama pemerintah akan meningkatkan sisitem pengamanan dan pengawasan wilayah perairan, didukung dengan kelengkapan dan penambahan personel. Dalam kesempatan itu, Kapolda Sumut, Irjen Pol Paulus Waterpauw berinteraksi dengan masyarakat dewasa dan anak-anak serta ibu rumah tangga yang ditemui di pinggir pantai Dusun III, Desa Kota Pari, Kecamatan Pantai Cermin, Sergai. Kapolda berharap, masyarakat bisa terbuka untuk memberikan informasi tentang gambaran aktifitas atau keberadaan orang asing di daerah itu setiap saat. Namun, warga masih terkesan tertutup.“Saya lihat dari bahasa tubuh (warga), tapi memang tidak tahu. Saya sudah titipkan kepada wakil bupati, tolonglah sampaikan ajakan kami kepada masyarakat. Anggota kita terbatas dengan panjangnya wilayah. Lowongnya anggota akan dilengkapi,” jelasnya. Sebelumnya, Poldasu bersama BNN dan Bea Cukai, berhasil menggagalkan peredaran 44 kg sabu-sabu asal Malaysia yang masuk melalui wilayah perairan Sergai, Dusun III, Desa Kota Pari, Kecamatan Pantai Cermin.Selain menembak mati dua anggota sindikat pengedar jaringan internasional tersebut, turut ditangkap anggota Sat Polair Polres Sergai, Aiptu Suheryanto bertindak sebagai pengendali di lapangan dan tujuh tersangka lainnya sebagai kurir dan cheker.(BS04)