Beritasumut.com-Terkait keterlibatan anggota Polri dalam peredaran gelap narkoba, beberapa waktu lalu, Kapolda Sumatera Utara (Kapoldasu) Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw meninjau langsung TKP tempat masuknya narkoba jaringan International melalui jalur Perairan Laut Serdang Bedagai, Kamis (20/7/2017) pukul 14.00 Wib. Kapoldasu melakukan pengecekan dan peninjauan langsung tempat kejadian perkara (TKP) masuknya narkoba jaringan internasional ke Sumatera Utara (Sumut) melalui jalur Perairan Pantai Mutiara 88, Serdang bedagai. Dalam peninjauan ini, Kapodasu didampingi KA BNNP Sumut Brigjen Pol Drs Andi Loedianto, Wakil Bupati Darma Wijaya, Anggota DPRD Komisi D Asong, para Pejabat Utama Poldasu, Kapolres Serdang Bedagai dan personil Polres Serdang Bedagai. Kapoldasu menjelaskan tujuan kedatangannya dan rombongan untuk mengecek Pos Polair, meninjau pantai wilayah Serdang Bedagai yang sangat terbuka sebagai tempat keluar dan masuknya barang barang ilegal melalui kapal-kapal kecil atau speed boat."Setelah ini kita akan analisa dan evaluasi dalam rangka menentukan langkah penanggulangan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Saya meminta agar Pos Polair dipertebal kekuatan Personil dan sarana prasarana yang dibutuhkan,” ujar Kapoldasu. “Saya bersungguh–sungguh ingin menangani masalah narkoba yang sangat merusak generasi bangsa ini, tentu dengan bantuan semua pihak. Terutama masyarakat pesisir pantai agar dapat memberikan informasi kepada pihak Kepolisian," sambung Kapoldasu. Di akhir peninjauannya, Kapoldasu memberikan pengarahan kepada Kapolres Serdang Bedagai dan personil Polres Sergai agar melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh. "Jangan ada personel bermain-main dengan narkoba. Pahami tugas pokok masing-masing, bekerja dengan baik, maka pimpinan akan menilai dan memberikan penghargaan," pungkas Kapoldasu. (BS04)