Jika Terbukti, Anggota DPRD Sumut Minta Kapoldasu Copot Kapolres Simalungun dan Tutup Studio Miles 21

- Senin, 17 Juli 2017 20:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir072017/4527_Jika-Terbukti--Anggota-DPRD-Sumut-Minta-Kapoldasu-Copot-Kapolres-Simalungun-dan-Tutup-Studio-Miles-21.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Beritasumut.com-Syamsul Hilal, mantan anggota DPRD Sumut dua periode dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) secara blak-blakan meminta agar Kapolda Sumut (Kapoldasu) Irjen Pol Paulus Waterpauw untuk menunjukkan 'taji'nya dalam kasus yang melibatkan Kapolres Simalungun, AKBP Marudut Liberty Panjaitan yang terekam kamera CCTV tengah mencekoki salah seorang pengunjung Studio Miles 21 di Siantar dengan minuman keras (miras).

 

"Sudah dicopot apa belum dia (Marudut Liberty)?," ujar Syamsul saat dikonfirmasi via seluler mengenai kasus itu, Senin (17/07/2017) petang, jam 17.54 wib.

 

Bahkan menurutnya, Marudut pantas dipecat dari institusi Polri. Karena menurutnya, apa yang dilakukan Marudut tersebut tidak mencerminkan pejabat publik yang baik. "Ini harus menjadi bukti kinerja Kapolda Sumut yang baru (Irjen Paulus Waterpauw). Karena apa yang dilakukan Kapolres Simalungun itu tidak mencerminkan perilaku pejabat yang baik. Kapolda Sumut harus berani memberikan sanksi tegas, agar dijadikan contoh bagi yang lainnya. Kapolres Simalungun harus dipecat," tegasnya.

 

Saat ditegaskan kembali, apakah dicopot dari jabatan Kapolres atau dipecat dari institusi Polri, Syamsul Hilal tanpa sungkan mengatakan, Kapolres Simalungun harus dipecat. "Tidak hanya dicopot, tapi juga harus dipecat," jelasnya.

 

Tak hanya Kapolsek, Syamsul juga meminta Studio Miles 21 untuk ditutup."Selain peredaran miras, juga kabarnya itu menjadi lokasi peredaran narkoba. Apalagi atas peristiwa ini. Sebaiknya ditutup saja," tegasnya.

 

Terpisah, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting yang dikonfirmasi di depan ruang kerjanya, saat ditanya perkemba-ngan hasil pemeriksaan yang dilakukan Propam Poldasu terhadap AKBP Marudut Liberty, terkesan memberikan jawaban seadanya. "Tim belum pulang, masih di sana. Nanti kalau sudah pulang, baru akan digelar," katanya.

 

Disinggung soal kabar yang menyebutkan, bila beredarnya rekaman CCTV di tempat hiburan malam Studio Miles 21 yang menampilkan Marudut Liberty Panjaitan diduga karena ada keterlibatan oknum polisi, dia tampak enggan mengomentarinya. "Kita saat ini masih fokus ke Kapolres Simalungun. Propam masih bekerja jadi saya belum berani berkomentar dulu," pungkas Rina.(BS04)

 


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Gubernur Sumut Buka Puasa Bersama Pimpinan DPRD Sumut

Peristiwa

Audiensi IKLAB RAYA, Erni Ariyanti Tanggapi Pemekaran Sumatera Timur dan Sekolah Unggulan

Peristiwa

Forkopimda Sumut Kompak hadiri Paripurna Mendengarkan Pidato Sambutan Gubernur

Peristiwa

Ketua DPRD Sumut Ajak KoJAM Kolaborasi Pemberitaan dan Kritik Membangun

Peristiwa

Hari Pers Nasional, Sutarto Ajak Insan Pers Jadi Mitra Kritis Pemerintah

Peristiwa

Pj Sekda Medan Hadiri Pelantikan Ketua DPRD Sumut