Kecurangan Rekrutmen Casis Akpol 2017, Seorang Anak Pejabat Utama di Poldasu Sengaja Diloloskan

- Rabu, 12 Juli 2017 20:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir072017/7963_Kecurangan-Rekrutmen-Casis-Akpol-2017--Seorang-Anak-Pejabat-Utama-di-Poldasu-Sengaja-Diloloskan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS04
Beritasumut.com-Penerimaan Calon Siswa (Casis) Akademi Polisi (Akpol) tahun 2017 di Polda Sumut (Poldasu) berbuntut panjang. Pasalnya, ada indikasi jika salah seorang anak pejabat utama di Poldasu yang menempati peringkat atau ranking nyaris paling bontot, namun bisa lolos ikut seleksi Akpol di Semarang.

 

Terbongkarnya kecurangan ini usai 5 orang Casis yang masuk dalam ranking 20 besar, pada faktanya tidak bisa ikut seleksi ke tahap selanjutnya. Namun anehnya, Imam Aji Pradiansyah, putra Karo Ops Polda Sumut Kombes Pol Imam Prakoso yang hanya menempati peringkat 26, bisa ikuti seleksi Casis Akpol di Semarang bersama 13 Casis lainnya.

 

Salah seorang Casis yang mengungkap bobroknya penerimaan Casis Akpol Poldasu itu adalah Sandy Pratama Putra (20). Dia merupakan peserta penentuan tahap akhir (pantohir) dengan rangking 14 dari 33 peserta laki-laki."Kami-kami ini mendengar adanya penambahan kuota, di mana kuota tersebut merupakan ranking ke 26. Sementara kami-kami ini lebih tinggi dari ranking 26 itu. Nah si rangking 26 ini merupakan putra dari Kombes Pol Imam Prakaso, Karo Ops Polda Sumut," kata Sandy didampingi keempat rekannya kepada wartawan di Warkop Jurnalis, Jalan Agus Salim, Medan, Rabu (12/07/2017).

 

Sandy dan kawan-kawan berasumsi, terpilihnya Imam Aji Pradiansyah yang notabene merupakan peringkat 26, adalah anak dari Karo Ops Poldasu yang merupakan pejabat utama.

 

"Apakah ada keterkaitan profesi Ayahnya dengan keberangkatan beliau (Imam) ini mendapatkan kuota khusus? Kami di sini ingin mempertanyakannya. Dan apabila beliau di ranking 26 ini, Imam Aji Pradiansyah pantas untuk berangkat? Seharusnya kami dari ranking 14 sampai 25 yang tidak terpilih, seharusnya juga ikut berangkat. Karna dari perankingan saja sudah terlihat bahwa kami pantas dari dia dan ranking kami lebih tinggi dari dia. Seharusnya kami juga turut berangkat kalau memang patut berangkat," papar Sandy.

 

Lebih lanjut dikatakannya, informasi terakhir yang diterimanya dari Karo SDM Polda Sumut, Kombes Pol Adi Kuntoro, menyebutkan ada penambahan kuota satu orang."Informasi terakhir yang saya terima, beliau berangkat dari Karo SDM Poldasu. Sejauh yang saya ketahui, penambahan kuota cuma satu yaitu, Imam Aji Pradiansyah ikut seleksi pusat di Semarang," kata Sandy lagi.

 

Dia pun mengaku sudah mempertanyakan hal itu kepada Karo SDM Poldasu, Kombes Pol Adi Kuntoro, tentang penambahan kuota itu. Namun kata dia, tidak mendapatkan jawaban yang pasti.

 

"Saya juga sudah mempertanyakan kuota khusus itu kepada Karo SDM, Kombes Pol Adi Kuntoro dan Kompol Rosyid. Baik Karo SDM dan Kompol Rosyid, tidak ada yang bisa menjelaskan secara pasti alasan penambahan kuota khusus. Mereka hanya menjelaskan bahwa mereka mendapatkan surat dari Mabes Polri, bahwasannya ada penambahan kuota khusus yaitu Imam Aji Pradiansyah," terangnya.

 

Pun begitu, mereka berharap mendapatkan klarifikasi mengenai penambahan kuota khusus tersebut. "Mudah-mudahan kami mendapatkan klarifikasi yang jelas mengenai kuota khusus alasan beliau bisa diberangkatkan. Dan harapan kami pastinya, kami bisa turut berangkat bersama beliau," tegasnya.

 

Diketahui sebelumnya, proses penerimaan Akpol tahun 2017 yang diterima sebanyak 13 Casis. Rinciannya, 12 Casis pria dan 1 Casis wanita. (BS04)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Panglima TNI Hadiri Upacara Prasetya Perwira TNI dan Polri Tahun 2026 di Istana Negara

Peristiwa

Tingkatkan Patroli Malam, Tim Patroli Presisi Poldasu Amankan Sejumlah Senjata Tajam

Peristiwa

Pj Gubernur Sumut Agus Fatoni Sambut Kedatangan Kapolda Irjen Whisnu Hermawan Februanto

Peristiwa

Sebanyak 492 Catar Akpol Gladi Bersih Tes Akademik dan Asesmen Mental Ideologi

Peristiwa

HUT ke-78 Bhayangkara, Kapolda Sumut: Bangkitkan Ekonomi Demi Kemakmuran Masyarakat

Peristiwa

Sambut Kunjungan Kerja Kapolda Sumut, Walikota Binjai Harap Kerja Sama dan Dukungan Polri Terus Berlanjut