Dua Pembacok Pakar IT Alumni ITB Ditangkap di Depok

Herman - Rabu, 12 Juli 2017 12:08 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir072017/155_Dua-Pembacok-Pakar-IT-Alumni-ITB-Ditangkap-di-Depok.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Tim gabungan Polda Metro Jaya dan tim Polres Kota Depok serta Polres Metro Jakarta Timur berhasil menangkap dua pelaku pembacokan Hermansyah pakar IT ITB di tol Jagorawi.

 

Kedua tersangka ditangkap Rabu (12/07/2017) dini hari, pukul 01.00 WIB di Jalan Raya Sawangan, Depok, Jawa Barat saat akan kembali kerumahnya setelah dari Bandung.

 

Tersangka pertama Edwin Hitipeuw, kelahiran Ambon 14 Maret 1980 pekerjaan debt collector bertempat tinggal di Perum Raden Sukarma no 37 Sawangan Depok. Pelaku kedua Lauren Paliyama, kelahiran Ambon 19 November 1986 pekerjaan debt collector perumahan Podok Cibubur.

 

Kronologis penangkapan. Dari informan didapatkan informasi bahwa tersangka akan datang dari Bandung setelah menyembunyikan mobil yg digunakan pada saat kejadian.

 

Berdasarkan, informasi tersebut polresta depok menyiapkan Team Jaguar sebagai team tindak untuk melakukan penyergapan. Sekira pukul 01.00 di Jalan Dewi Sartika kedua tersangka lalu dibawa ke Polresta, Depok. Pelaku dikenakan pasal 170 KUHP.

 

Menurut informasi yang diperoleh sebenarnya pelaku penganiayaan Hermansyah berjumlah lima orang. Kini polisi tinggal memburu tiga pelaku lainnya.

 

Sementara itu, Iriana istri Hermansyah pakar IT ITB, membenarkan salahsatu pelaku yang ditangkap polisi adalah pembacok suaminya. “Istri korban sudah datang dan melihat langsung wajah pelaku yang kami tangkap. Kebetulan dia berada di lokasi kejadiaan saat itu. Dia juga membenarkan salah satu pelaku bernama Lauren Paliyama yang melakukan penganiayaan terhadap suaminya menggunakan pisau,” jelas Irwasda Polda Metro Jaya Kombes Kamarul yang dalam kasus ini bertindak sebagai Kepala Satgas, Rabu (12/07/2017), seperti dilansir tribratanews.com.

 

Pasca penangkapan pelaku pengeroyokan dan penganiayaan pakar telematika ITB, Hermansyah, Iriana yang merupakan istri korban langsung mendatangi Mapolresta Depok. Ia melihat wajah dua tersangka yang baru saja ditangkap tim gabungan.

 

Dari pantauan Iriana hadir didampingi keluarga, kuasa hukum dan perwakilan Alumni ITB yang merupakan kerabat Hermansyah.

 

Seperti biasa, Iriana selalu menghindari sorot kamera. Ia juga menutup wajahnya dengan kain serta mengenakan kacamata hitam. Tak ada satu patah katapun yang dicuapkan warga Negara Rusia itu kepada awak media.

 

Saat ini, suasana Mapolresta Depok terpantau ramai. Penjagaan pun lebih tampak lebih ketat dengan memeriksa setiap pengunjung yang masuk.

 

Sebelumnya, Hermansyah dikeroyok dan dibacok orang tidak dikenal saat melintas Tol Jagorawi ketika hendak menuju rumahnya di kawasan Depok, Jawa Barat, Minggu (11/07/2017) pagi.

 

Banyak yang menyebut peristiwa tersebut memiliki kaitannya dengan latar belakang Hermansyah sebagai saksi ahli yang meringankan Habib Rizieq dalam kasus dugaan chat mesum dengan Firza Husein.(BS01)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

#SAVE20 by Nyala, Aurelie Hermansyah Ajak Anak Muda Nabung 20Ribu di Bank OCBC NISP

Peristiwa

Polisi Didesak Tangkap Penganiaya Ahli IT ITB Hermansyah

Peristiwa

Dugaan Kredit Fiktif BNI 46, Berkas Boy Hermansyah Masuk Tahap Prapenuntutan

Peristiwa

Kejati Sumut Sulit Kabulkan Penangguhan Penahanan Boy Hermansyah

Peristiwa

Buronan Boy Hermansyah Ditangkap, Kejati-Polda Sumut Koordinasi

Peristiwa

Surat Penonaktifan Rahudman Sudah di Tangan Mendagri