Beritasumut.com-Kepala Bidang Data dan Informasi Wilayah I Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan, Syahnan mengungkapkan, cuaca di Provinsi Sumut hingga akhir Juli nanti bakal terus menghadapi musim kemarau basah (cuaca panas dan hujan). "Memasuki Agustus nanti juga masih tetap kemarau basah. Tapi untuk informasi lebih lanjut, prakiraan cuacanya di Agustus nanti saja, karena masih akan sangat sulit untuk diperkirakan," ujarnya kepada wartawan, Selasa (11/07/2017) Syahnan menghimbau, curah hujan di daerah pegunungan, seperti Pakpak Bharat, Dairi dan Karo patut diwaspadai. Karena intensitas hujannya dilevel sedang hingga lebat sehingga dikhawatirkan terjadi longsor, tapi tidak diketahui waktunya. Sedangkan di daerah pantai timur dan pantai barat, sambung dia, curah hujannya hanya berlangsung ringan hingga sedang. "Untuk kecepatan angin pada saat hujan berlangsung diprakirakan rata-rata 20 knot per jam. Tinggi gelombang untuk selat malaka 1-1,5 meter," pungkasnya.(BS03)