Beritasumut.com-Nining Herawati (40), perempuan warga Dusun X Desa Saentis, Percut Seituan, tergantung di dalam rumahnya, Sabtu (08/07/2017) jam 20.30 wib. Saat ditemukan, kondisi Nining sedang tergantung dengan lidah menjulur tanpa busana. Dari informasi dihimpun, penemuan itu berawal ketika Tukiman baru saja pulang dan mendapatkan rumah Nining sudah terbuka. Curiga, Tukiman pun memanggil rekannya, Wagimin dan Bambang.“Kedua warga lainnya dipanggil untuk melihat keadaan di dalam rumah. Saat masuk, mereka terkejut melihat Nining Herawati tergantung,” kata Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan, Iptu Philip Antonio Purba SH. Tukiman yang merupakan saudara Nining, langsung menghubungi suaminya. Selanjutnya, suami Nining pulang dan memotong tali yang lengket di leher istrinya. Kasus ini kemudian dilaporkan ke Polsek Percut.Selanjutnya, jasad Nining dibawa ke RS Brimob Bhayangkara guna divisum. Dari hasil visum, Nining mengakhiri hidupnya dengan gantung diri karena mengidap penyakit yang tak kunjung sembuh. “Saksi sudah beberapa orang kita periksa, termasuk suami dan keluarga korban. Hasil pemeriksaan, korban punya penyakit bawaan, tapi tak sembuh-sembuh,” ungkap Philip. Usai diotopsi, jasad Nining pun akhirnya dibawa pulang dan disemayamkan di rumah orangtuanya, di Pasar IV Barat, Gang Jagung, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, untuk dikebumikan. Ani, salah seorang keluarga korban mengaku bahwa dirinya tidak mengetahui mengapa Nining nekat gantung diri. “Kami heran, kok Nining bisa senekat itu melakukan bunuh diri,” ujar Ani. (BS04)