Beritasumut.com-Gubernur Sumut (Gubsu) Ir HT Erry Nuradi MSi dan Ketua TP PKK Provsu Evia Diana br Sitorus menghadiri pembukaan Festival Bunga dan Buah Kabupaten Karo Tahun 2017 Kamis (06/07/2017). Kegiatan Festival Bunga dan buah ini diawali dengan pawai karnaval yang pelepasannya langsung disaksikan Gusbu, Ketua TP PKK Provsu, Bupati Kabupaten Karo Tarkelin Brahmana, Wakil Bupati Karo wakil Bupati Karo Cory S Sebayang, pimpinan SKPD Provsu. Dalam kesempatan itu Gubsu Erry dan Evi Diana kebanjiran buah tangan berupa bunga dan buah hasil pertanian peserta pawai karnaval yang melintas di depan tribun utama pawai."Alhamduillah. Terimakasih ya bapak ibu, buah dan bunganya segar-segar sekali," ujar Erry. Senada dengan Gubsu, Evi Diana terlihat bahagia dengan buah tangan yang diberikan masyarakat. Bahkan Evi terlihat sumringah saat menerima karangan bunga mawar yang beraneka warna dari masyarakat.Usai melepas rombongan pawai, Gubsu dan rombongan menun Taman Mejuah-juah Berastagi tempat puncak acara festibal bunga dan buah berlangsung. Di lokasi ini Gubsu Erry membuka secara resmi festival bunga dan buah yang digelar mulai 6 hingga 9 Juli 2017. Gubsu mengaku bangga melihat tingginya antusias masyarakat yang ikut memeriahkan kegiatan yang telah masuk dalam kelender kementerian pariwisata. Meskipun hingga saat ini masyarakat Karo dalam keadaan berkabung akibat bencana erupsi Sinabung namun patut disyukuri bahwa Kabupaten Karo memiliki keindahan alam dan tanah yang subur penghasil bunga, buah dan sayuran. Dikatakan Erry Kementerian Pariwisata telah menetapkan 17 kalender event kawasan Danau Toba termasuk Festival bunga dan buah yang digelar hari ini. Oleh karenanya Erry cukup optimis jika pelaksanaan festival ini dapat silaksanakan secara rutin dan terjadwal setiap tahun serta didukung budaya kerja di Tanah Karo maka tingkat kunjungan wisatawan ke Sumut dan karo khususnya akan meningkat. Kondisi ini tentunya turut mengangkat perekonomian masyarakat termasuk para petani bunga, buah dan sayur."Tentu ini harus didukung masyarakat sehingga wisatawan yang berkunjung merasa nyaman dan betah berkunjung," papar Erry. Selain Pemda dan dukungan masyarakat, kesuksesan menarik simpatik wisatawan berkunjung ke Sumatera Utara tentunya tak lepas dari dukungan Kementerian Pariwisata yang terus mendorong pariwisata di kawasan danau toba menjadibdestinasi wisata dunia."Terimakasih kepada Kementerian Pariwisata yang terus mendorong pariwisata di Sumut. Terima kasih kepada Pemkab Karo dan juga ribuan masyarakat yang hadir memeriahkan kegiatan hari ini," jelasnya. Gubsu juga mendorong agar Pemkab Karo dan DPRD Karo bersama-sama mendorong pembentukan BUMD Pangan. Sebagai daerah yang kaya akan hasil pertanian seperti buah-buahan dan sayur dan bunga keberadaan BUMD pangan sangat dibutuhkan. Dalam kesempatan itu Gubsu juga mengaku siap membantu pembenahan Taman Menjuah-juah agar lebih indah. Sementara itu, Bupati Tarkelin Brahmana mengatakan festival bunga dan buah diantaranya guna menggalakan dan mengembalikan citra positif Kabupaten Karo sebagai penghasil bunga, buah dan sayuran. Meningkatkan kunjungan wisata, serta meningkatkan perekonomian masyarakat. "Meskipun sampai saat ini kita masih merasakan dampak erupsi sinabung masih terjadi, dengan kegiatan ini membuktikan bahwa Karo aman untuk dikunjungi. Hanya beberapa kawasan saja di zona merah yang tidak aman. Oleh karenanya melalui Pemprov dan Kementerian Pariwisata dapat menginformasikan bahwa karo aman dikunjungi," pungkasnya.(BS03)