Beritasumut.com-Dua orang tidak dikenal, berhasil dilumpuhkan petugas Polres Simalungun karena telah melakukan simulasi pencegahan aksi teror di Mako Polres Simalungun dengan melakukan penyerangan terhadap petugas. Diketahui peristiwa bermula saat 2 orang masyarakat hendak membuat pengaduan, tiba-tiba 1 orang yang tidak dikenal menyusup dengan menaiki tembok Mapolres Simalungun, tepatnya dari samping Mesjid Nur Hidayah Polres Simalungun, Kamis (06/07/2017) Kedatangan seorang pelaku tersebut diketahui saat seorang pertugas jaga sedang melaksanakan patroli di sekitar Markas. Melihat kedatangan pelaku, petugas menanyakan asal dan tujuannya. Namun, bukan jawaban yang diberikan melainkan pelaku menyerang petugas dengan sebilah pisau sambil meneriakkan 'Thogut!!' Dengan sigap, petugas menangkis aksi pelaku dan langsung mengamankannya. Rekan sesama petugas, saat melihat peristiwa itu langsung segera membantu untuk mengamankan pelaku. Diketahui bahwa ternyata pelaku tidak sendiri, ada teman pelaku lain yang menunggu di luar Polres dengan mengendarai sepeda motor. Langsung saja petugas patroli Sat Sabhara mengejar pelaku lainnya dan berhasil mengamankan dengan terlebih dahulu memberikan tembakan peringatan ke udara. Seluruh peristiwa tersebut merupakan bagian dari Simulasi yang digelar Polres Simalungun yang bertujuan melatihkan personil Polres Simalungun dalam menghadapi peristiwa serupa ataupun menghadapi situasi lainnya yang membutuhkan kesiap siagaan personil. Turut dihadiri oleh Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberty Panjaitan SIK MH, Wakapolres Simalungun KOMPOL Faidil Zikri SH SIK dan seluruh Pejabat Utama, Kapolsek dan personil sejajaran Polres Simalungun. (BS04)