Teror di Mapolda Sumut

Polda Sumut Tangkap Pemilik Akun FB Penyebar Hoax

Herman - Senin, 03 Juli 2017 15:01 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir072017/5011_Polda-Sumut-Tangkap-Pemilik-Akun-FB-Penyebar-Hoax.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Polda Sumut menangkap pemilik akun media sosial yang menyebarkan berita bohong dengan menyebutkan penyerangan di Pos Penjagaan Poldasu terkait utang bukan aksi teror dalam penyergapan di kawasan Deliserdang, Minggu (02/07/2017) malam.

 

"Sudah kita amankan pemilik akun FB Surya Hardyanto di Deliserdang dan saat ini masih dalam pemeriksaan," kata Kasubdit II/Cyber Crime Ditreskrimsus, AKBP Herzoni Saragih kepada wartawan.

 

Polisi, lanjutnya, masih melakukan penggeledahan di rumah pelaku untuk mencocokkan identitas di KTP dengan akun FBnya.

 

Polisi juga belum mengetahui apa motif pelaku memposting kasus penyerangan di pos jaga Poldasu yang menyebabkan gugurnya seorang anggota Polri.

 

"Sabar dulu, tim masih bekerja dan melakukan pemeriksaan serta mengumpulkan bukti-bukti. Kalau diamankan ya sudah kita amankan di Deliserdang," jelas AKBP Herzoni Saragih.

 

Akun Surya Hardyanto tertulis bila pelaku penyerangan dan polisi yang meninggal dunia sama-sama menganut agama non Muslim.

 

Selain itu, pemilik akun menyebutkan motif penyerangan itu didasari permasalahan utang piutang. Pernyataan itu terbantahkan, sebab dari hasil pemeriksaan tidak ada hubungan antara pelaku penyerangan dengan anggota Polri yang menjadi korban. Sehingga mereka tidak saling mengenal.

 

Padahal berdasarkan hasil penyelidikan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), hasil identifikasi dan keterangan pelaku yang masih hidup, terungkap jelas identitas mereka maupun motif penyerangan yang mereka lakukan.

 

"Dari pengakuan pelaku sudah dapat disimpulkan bahwa para pelaku teroris yang ingin merebut senjata api dinas Polri, serta telah merencanakan aksi teror lanjutan," jelas Kabid Humas Poldasu Kombes Rina Sari Ginting.(BS04)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Polda Sumut Minta Keterangan Ahli Bahasa dan Pidana Terkait Akun FB Surya Hardyanto

Peristiwa

Dua Anggota Brimob Sat III Ditikam Saat Sholat di Masjid