Beritasumut.com-Anggota DPRD Medan Fraksi Gerindra Waginto menghembuskan nafas terakhir di RS Bunda Thamrin, Minggu (02/06/2017) sekitar pukul 11.30 WIB. Waginto wafat di usia 58 tahun dan meninggalkan satu orang istri dan tiga orang anak. Jenazah tiba di rumah duka Jalan Starban, Lorong Bilal, Kecamatan Medan Polonia sekitar pukul 13.30 WIB menggunakan ambulans RS Bunda Thamrin dengan nomor polisi BK 1794 ZB. Terkait wafatnya Waginto, Ketua Komisi D DPRD Medan, Sahat Simbolon kaget dengan kabar tersebut."Saya dapat kabar jam 12.00 WIB dari staf ahli Pak Waginto," ucap Sahat yang juga kader Gerindara. Staf ahli Waginto, Zaky mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada putusan medis terkait penyebab kematian Waginto."Diagnosis pertama jantung, tapi diagnosis kedua paru-paru. Seharusnya tadi dokter memeriksa kembali, tapi Pak Waginto sudah meninggal," terang Zaky. Pantauan di rumah duka, anak ketiga Waginto, M Wisnu Abdullah terlihat tabah dan telah mengiklaskan kepergian ayahnya. Menurut Wisnu kalau semasa hidupnya, Waginto sosok ayah yang periang."Kami gak nyangka, tapi ini sudah jalan Allah," ujar Wisnu pelan. Sekedar informasi, Waginto pernah menempuh pendidikan di STM Pemda Kisaran, D3 Taruna Perhubungan Tangerang, Sarjana Telekomunikasi di Institute Sains TD Pardede dan Magister Teknik Telekomunikasi Jakarta. Waginto meninggalkan istri Hj Syahrani Lubis dan tiga orang anak Winda Arista (29), M Raja Mandela (28) dan M Wisnu Abdullah (23).(BS03)