Beritasumut.com-Adanya berita bohong (hoax) di akun Fb terkait penyerangan terduga teroris ke Pos Jaga Polda Sumut yang mengakibatkan anggota Polri Ipda Anumerta Martua Sigalingging meninggal pada Minggu (25/06/2017) lalu, Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Dra Rina Sari Ginting menyanggahnya. Menurut Rina, dari hasil penyelidikan di TKP, identifikasi dan keterangan pelaku yang hidup, terungkap dengan jelas identitas mereka maupun motif mereka melakukan penyerangan terhadap Polda Sumut.Dapat disimpulkan bahwa para pelaku merupakan kelompok teroris yang ingin merebut senjata api dinas Polri, serta merencanakan aksi teror lanjutan. Namun, kata Rina, pemilik akun Fb tersebut memutar balikkan fakta sebenarnya. Dari hasil pemeriksaan tidak ada hubungan antara pelaku penyerangan dengan anggota Polri yang menjadi korban, bahkan mereka tidak saling mengenal, tidak ada masalah utang piutang. "Di dalam akun ini disebutkan kalau pembunuh dan korban sama-sama non muslim, itu juga berita bohong.Karena para pelaku di KTP nya tercantum muslim.Apa yang disampaikan pemilik akun adalah hoax dan berbahaya bagi masyarakat yang kurang paham terhadap informasi yang sebenarnya," ujar Rina. Rina menambahkan, saat ini, Tim cyber crime Direskrimsus Polda Sumut sedang melakukan penyelidikan terhadap pemilik akun yang memutar balikkan fakta tersebur."Polri terus berkomitmen dan berbuat bersama-sama dengan seluruh elemen masyarakat yang cinta NKRI untuk mencegah dan memberantas terorisme," pungkas Rina. (BS04)