Beritasumut.com-Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Humbang Hasundutan Optimalkan Kesiapan Lebaran 1438 Hijriyah. Selain membicarakan kesiapan lebaran tahun ini, Forkopimda juga membicarakan optimalisasi tugas-tugas pemerintahan umum di Kabupaten Humbang Hasundutan dan membicarakan masalah-masalah sosial terkini, guna antisipasi dkonflik sosial. Forkopimda yang hadir pada rapat ini, Bupati Humbang Hasundutan, Dosmar Banjarnahor SE, Wakil Bupati Humbang Hasundutan Saut Parlindungan Simamora, Wakil Ketua DPRD Jimmy Togu P, Kapolres Humbang Hasundutan, AKBP Nicolas Ary Lilipaly SIK MH MSi, Kajari Humbang Hasundutan Zaedar Rasepta SH MM, Dandim 02/10 diwakili Pabum, Mayor Junaedi. Rapat ini juga dihadiri Sekdakab Humbahas Saul Situmorang SE MSi, Asisten Pemerintahan Drs Tony Sihombing MIP, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Drs Lamhot Hutasoit MIP. Kesiapan pemerintah menyambut Hari Raya Idul Fitri mengerahkan seluruh elemen masyarakat dengan berkoordinasi unsur pimpinan daerah. Pemkab Humbang Hasundutan melalui pemangku kepentingan sudah melaksanakan berbagai program, terutama dalam mengontrol fluktuasi harga. Sampai sekarang harga kebutuhan pokok di Humbang Hasundutan tetap stabil. Hal ini disampaikan Asisten Pemerintahan, Drs Tony Sihombing MIP kepada media usai rapat forkopimda (21/06/2017) di ruang kerjanya didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Drs Lamhot Hutasoit MIP dan Kadis Kominfo, Drs Hotman Hutasoit. Sejauh ini ketersediaan sembako dan kestabilan harga di pasar tradisional Doloksanggul, Lintongnihuta, Pakkat, Parlilitan secara umum persediaan masih aman dan harga stabil. Harga dan ketersediaan LPG pada agen dan sub-agen resmi masih aman dan terkendali, demikian juga dengan ketersediaan BBM. Untuk Lalulintas, Jalan Doloksanggul-batas Samosir relatip aman, jalan Doloksanggul-batas tapteng terdapat 6 titik longsor, tetapi masih bisa dilalui. Sementara untuk titik kemacetan berada di simpang empat Doloksanggul dan pasar Lintongnihuta, untuk hari pekan (senin). Tetapi lalu lintas secara umum relatif aman. Menyikapi masalah-masalah sosial terkini yang muncul di tengah-tengah masyarakat Humbang Hasundutan, Forkopimda bersikap dan menyatakan seluruh lapisan masyarakat untuk tetap berpedoman pada peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Ada beberapa masalah sosial yang muncul dan perlu disikapi oleh semua pemangku kepentingan, seperti masalah batu gunung sipalaki, masalah penguasaan hutan di Desa Pandumaan dan Sipituhuta dan masalah pengolahan tanah untuk program penanaman jagung di Kecamatan Pollung.(rel)