Beritasumut.com-Bupati Deli Serdang H Ashari Tambunan sebagai Irup pada apel Gelar Pasukan Ops Ramadniya Toba 2017 menyambut Hari Raya Idul Fitri 1438 H yang diawali dengan penyematan pita tanda operasi kepada tiga perwakilan masing-masing dari TNI, Polri dan Dinas Perhubungan serta pemeriksaan pasukan di Lapangan Mapolres Deli Serdang, Lubuk Pakam, Senin (19/06/2017). Bupati yang didampingi Kapolres AKBP Robert Da Costa, unsur FKPD, Kadis Perhubungan Janes Manurung SE, Kasatpol PP Suryadi Aritonang SSos, Kepala BNNK Deli Serdang AKBP Joko Susilo, Kadis Kominfo Drs Haris Binar Ginting dan pimpinan SKPD, pada apel gabungan itu membacakan sambutan tertulis Kapolri Jenderal Pol Drs M Tito Karnavian MA PhD di antaranya mengatakan apel gelar pasukan ini merupakan wujud kesiapan Polri menghadapi kegiatan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1438 H serta sebagai sarana untuk konsolidasi dan pengecekan personil beserta kelengkapan Sarpras sebelum menghadapai tugas pengamanan di lapangan. Kegiatan pengamanan tahun ini, setidaknya ada 3 tiga poin utama yang menjadi perhatian Presiden RI, yakni terjaganya stabilitas harga pangan ,kondisi Kamtibmas yang kondusif dan keamanan, kelancaran serta kenyamanan arus mudik dan arus balik. "Operasi terpusat Ramadniya tahun 2017 akan dilaksanakan selama 16 hari dengan melibatkan total 187 .012 personil dari Kepolisian serta dibantu stakeholders terkait, mulai dari K/L, unsur TNI hingga jajaran Pemda," ujar Bupati. Berdasarkan data operasi ketupat tahun 2016 lalu, kata Kapolri bahwa tercatat jumlah kejadian kecelakaan Lalu lintas mengalami penurunan sebesar 72 kasus (2,36%) jika dibandingkan tahun 2015 demikian juga korban meninggal dunia juga menurun sebanyak 88 jiwa (13,62%). Namun demikian data gangguan Kamtibmas pada Operasi tahun 2016 mengalami kenaikan sebesar 233 kasus (13,89%) jika dibandingkan dengan tahun 2015. Sedangkan angka kejahatan secara umum naik sebesar 164 kasus atau sebesar 10,98%. (BS05)