Kapolri Berharap Gangguan Kamtibmas di Sumut Berkurang

- Senin, 19 Juni 2017 23:05 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir062017/6154_Kapolri-Berharap-Gangguan-Kamtibmas-di-Sumut-Berkurang.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS04
Beritasumut.com-Kapolri Jendral Tito Karnavian dalam amanatnya yang dibacakan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Erry Nuradi pada Apel Gelar Pasukan Operasi Ramadniya 2017 di Lapangan Merdeka Medan, Senin (19/06/2017) pagi, menekankan kepada para Kepala Satuan Wilayah (Kasatwil) jajaran Polda di seluruh provinsi, khususnya Sumut agar mampu mengantisipasi pemicu gangguan kamtibmas.

 

Disampaikannya, data gangguan kamtibmas pada serangkaian operasi jelang perayaam lebaran pada tahun 2016 lalu sempat mengalami peningkatan hingga 233 kasus atau 13,89 persen jika dibandingkan dengan tahun 2015 lalu.Lebih lanjut dikatakannya, Kapolri juga mengingatkan kepada seluruh Kasatwil untuk mampu menekan angka kejahatan konvensial, seperti curat, curas, curanmor, copet, bius, hipnotis, dan pencurian rumah kosong melalui peningkatan kegiatan preemtif, preventif dan represif.

 

"Selain itu langkah deteksi dini terhadap kerawanan yang ada juga diharapkan bisa dilakukan dengan mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas dan Intelijen di larangan," ujar Erry.

 

Sambungnya lagi, Kapolri juga menekankan kepada seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kegiatan sambaing dan patrol di titik-titik rawan gangguan kamtibmas, seperti terminal, pelabuhan, pemukiman warga hingga pusat keramaian seperti perbelanjaan, bank dan ATM, serta tempat-tempat wisata.

 

Berkaitan dengan kelancaran arus lalulintas, ditekankan agar seluruh personel bisa memberikan pelayanan secara all out dan memberikan atensi penuh pada ttik rawan laka dan rawan macet yang ada, terutama pada puncak arus mudik yakni H-2 Idul Fitri dan puncak arus balik H+5 Idul Fitri.

 

"Beberapa terobosan diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi para pemudik seperti keberadaan fasilitas kesehatan/ ambulance mobile, layanan BBM Mobile, WC Umum, bengkel umum dan layanan mobil Derek serta pendirian pos-pos pelayanan dan pengamanan yang dapat digunakan oleh para pemudik untuk beristirahat. Khusus bagi satwil yang mempunyai aplikasi pelayanan publik berbasis teknologi informasi, agar dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan informasi maupun bantuan darurat," paparnya.

 

Operasi terpusat Ramadniya tahun 2017 tersebut akan dilaksanakan selama 16 hari melibatkan total 187.012 personel dari kepolisian serta dibantu stakeholders terkait, mulai dari K/L, unsur TNI, hingga jajaran pemda.(BS04)

 


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Arus Balik Lebaran, Pertamina Sumbagut Bersama Staf Khusus Menteri ESDM Pastikan Kesiapan Layanan Energi

Peristiwa

Pertamina Sumbagut Berikan Layanan Porter Gratis bagi Pemudik di Bandara Kualanamu

Peristiwa

Pegadaian Kanwil 1 Medan Lepas 250 Pemudik Lebaran

Peristiwa

Pertamina Sumbagut Berbagi Semangat Lebaran Melalui Program SEBARAN 5.0

Peristiwa

Apresiasi Pengelolaan Arus Mudik-Balik Lebaran, Menko AHY: Ini Kontribusi dari Semua Pihak

Peristiwa

Halal Bihalal Polda Sumut Pererat Hubungan Antar Personel