Beritasumut.com-Aksi perampokan di Kota Palembang, Sumatera Selatan, kian menggila. Kali ini tidak tanggung-tanggung sebuah Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik Bank Sumsel Babel di Jalan MP. Mangkunegara Bukit Sangkal Kalidoni Palembang, tepatnya di depan halaman parkir My School samping JM Patal, diangkut sekelompok orang tidak dikenal, pada Sabtu (10/06/2017) sekira pukul 04.00 wib dini hari. Ditaksir sebesar Rp 800 juta raib dibawa para perampok. Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, kejadian perampokan itu berlangsung sangat cepat karena diperkirakan hanya dalam waktu dua jam saja, mulai sekira pukul 04.00 wib hingga 06.00 wib pagi. Sebab dari pengakuan AS (18), pegawai Warung Pecel Lele tepat di depan Bank BSB itu, mengaku baru pulang dari warungnya pukul 3.30 wib dini hari, dan belum terjadi apa-apa. Kita tutup pukul 1 malam dan berkemas pulang sampai pukul 3.30 wib. “Waktu itu masih aman-aman saja,” ungkapnya. Dikatakan, sepanjang malam kemarin tidak ada hal-hal yang mencurigakan di sekitar ATM. Mereka tidak melihat gerak-gerik yang aneh, karena seperti biasanya motor atau mobil yang terparkir hanya untuk mampir makan di warung mereka. “Mungkin mereka ini beraksi di jam 04.00 sampai jam 06.00, sebab pagi-pagi itu ceritanya sudah ramai orang di sini,” ungkapnya, seperti dilansir tribratanews.com. Tampak satu unit mesin ATM BSB beserta box penyimpanan uang raib dari tempatnya. Yang tertinggal hanya kerangka mesin saja dan CPU-nya saja di dalam ruangan berukuran 2×2 meter itu. Ada pula dua unit CCTV tapi tidak diketahui apakah berfungsi atau tidak. Namun diduga pelaku beraksi tidak sendirian dan menggunakan mobil untuk mengangkut box ATM tersebut. Kapolsek Kalidoni Palembang, AKP Yulia Farida, mengatakan dapat laporan pertama kali dari Nurhanim Parida (46), Pimpinan Cabang Bank Sumsel areal PTC, yang menyebutkan kalau telah terjadi pembobolan ATM. Pihaknya pun langsung bergerak cepat dan melakukan identifikasi di TKP. Petugas jaga malam di sana atas nama Robiyan (36), juga bilang tidak melihat kejadian. “Dia sempat mengecek ATM BSB itu sekitar pukul 2.00 wib, tapi di TKP masih aman-aman saja,” jelas Yulia. Begitupun dari keterangan saksi lainnya, dikatakan Yulia, tidak ada satu pun yang mengetahui kejadian tersebut secara pasti. Habibie (27), Satpam Tangkas, ia tiba di TKP pukul 06.58 wib untuk mengecek laporan ada ATM yang dibobol dan ternyata benar. Dia diperintah Ibu Nurhanim untuk mengecek ATM. “Beliau (Nurhanim) dapat telepon dari pusat jika ada ATM yang dibobol,” jelasnya. Dikatakan, atas kejadian tersebut kerugian belum dapat ditaksir. Namun menurut Tri Deska selaku petugas pengisi ATM pada Kamis (08/06/2017), yang telah mengisi ATM tersebut, ditaksir kerugian senilai Rp. 800 Juta. “Informasinya ATM ini baru diisi dua hari lalu sebesar Rp. 800 juta, tapi kerugian pastinya belum dapat ditaksir. Kita masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi,” ungkapnya. Sementara Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono HB, membenarkan sudah menerima laporan adanya pembobolan ATM di Jalan MP Mangkunegara. Pihaknya sudah melakukan olah TKP dan sudah mendatangi lokasi pembobolan ATM tersebut. “Sekarang masih dalam proses penyelidikan, gabungan antara Polresta dan Polsek setempat (Kalidoni),” ucapnya.(BS01)