Beritasumut.com-Wakapolri Komjen Pol Syafruddin menghadiri acara buka puasa bersama di Mapolda Sumut, Kamis (08/06/2017). Dalam acara tersebut, orang nomor dua di tubuh Polri itu turut didampingi Karo Binmas Baharkam, Irjen Pol Arkian Lubis, Wakaba Intelkam Mabes Polri yang sebentar lagi akan menjabat Kapolda Sumut, Irjen Pol Paulus Waterpauw, Kadiv TIK Irjen Pol Prasta Wahyu, Karo Walprov Divpropam Brigjen Pol Edy Napitupulu, Pati Baharkam Polri Brigjen Pol Janner Pasaribu dan Dir Pamobvit Baharkam Polri Brigjen Pol Ahmad Lumumba. Dalam sambutannya, Komjen Syafruddin menyinggung soal mutasi Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel yang mendadak tersebut dilatarbelakangi kejadian yang menewaskan salah seorang taruna Polri di Akademi Polisi (Akpol) beberapa waktu lalu. "Mendadak karena ada kejadian di Apol di saat citra positif Polri sudah menduduki posisi keempat di mata publik. Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel dipilih menjadi Gubernur Akpol untuk memperbaiki Akpol menjadi lebih baik. Sebaliknya, calon Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw juga memiliki integritas," katanya. Di kesempatan itu pula, Komjen Syafruddin menyampaikan kondisi dunia global saat ini yang mempengaruhi stabilitas keamanan Indonesia. Dikatakannya, ada 2 kutub yang mempengaruhi stabilitas keamanan di Indonesia yaitu kutub di jazirah Arab dan kutub Mindanau Selatan yang menjadi basis baru dari ISIS. "Oleh sebab itu kita harus waspada terus, selanjutnya akan ada lagi peningkatan konstalasi politik di thn 2018. Saya mohon jaga soliditas internal, saling memback-up satu sama lain Polri dengan TNI, dengan seluruh stakeholder dan dukungan para ulama. Harapan kita ke depan Indonesia menjadi negara yang lebih baik dan lebih stabil," jelasnya. Sementara itu, Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel melaporkan sejumlah agenda yang dilakukan Polda Sumut dalam rangka antisipasi selama bulan Ramadhan dan Lebaran. "Polda sumut sudah selesai melaksanakan Operasi Patuh, saat ini sedang berlangsung Operasi Pekat. Cipta kondisi juga sudah dibentuk Satgas Pangan dan sudah berhasil menindak 4 lokasi penimbunan sembako. Selanjutnya dalam rangka cipta kondisi, Polda Sumut melakukan pemetaan jaringan terorisme, Sudah mempersiapkan Operasi Ramadniya tahun 2017," jelasnya. (BS04)