Beritasumut.com-Diduga karena masalah sepele, dua kelompok mahasiswa Universitas HKBP Nomensen (UHN) terlibat aksi tawuran di areal kampus, Rabu (07/06/2017). Terlihat dua kelompok tersebut memanas hingga saling lempar dan membuat suasana di sekitar kampus menjadi tidak kondusif. Aksi saling lempar batu ini diduga dipicu salah paham antar dua mahasiswa dari Teknik Mesin dan Hukum. Petugas kepolisian yang menerima informasi adanya tawuran kemudian berhasil meredam bentrok dan memediasi dua kelompok dan memulangkannya. "Nggak tahu penyebabnya apa. Tapi dari kemarin malam mereka juga bentrok, mungkin ini susulan dari kemarin," kata seorang mahasiswi. Mahasiswi yang minta namanya tidak ditulis ini menuturkan, akibat tawuran ini beberapa fasilitas kampus seperti jendela, pintu hancur. "Ada juga sepeda motor yang dirusak," terangnya. Kapolsek Medan Timur Kompol Wilson Pasaribu, mengatakan, dugaan sementara tawuran disebabkan oleh salah paham. "Memang kemarin malam ada keributan tapi tidak sempat bentrok. Kita menduga yang bentrok hari ini buntut dari yang kemarin malam. Ya biasa lah gara-gara perempuan terus bereng-berengan (saling lihat)," kata Wilson. Pasca bentrokan, kata Wilson, mereka telah memediasi kedua kubu bersama pihak kampus. Ia memastikan, tidak ada orang yang diamankan polisi dari peristiwa ini. Untuk mengantisipasi bentrokan susulan, pihak Polsek Medan Timur dan Polrestabes Medan melakukan penjagaan di seputaran Jalan Perintis Kemerdekaan Medan. Beredar kabar, ada seorang mahasiswa yang terkena tikaman. Namun dibantah oleh Kapolsek. "Nggak ada yang kita tahan dan gak ada korban," pungkasnya.(BS04)