Presiden Jokowi: Kita Bisa Menjadi Negara Barbar Bila Persekusi Dibiarkan

Herman - Senin, 05 Juni 2017 08:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir062017/2416_Presiden-Jokowi--Kita-Bisa-Menjadi-Negara-Barbar-Bila-Persekusi-Dibiarkan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, persekusi sangat berlawanan dengan azas-azas hukum negara. Karena itu, ia telah memerintahkan Kapolri untuk menindak tegas pelaku persekusi.

 

“Tidak boleh hal-hal seperti itu dibiarkan,” kata Presiden Jokowi kepada wartawan usai menyampaikan sambutan di Universitas Muhammadiyah Malang, Malang, Jawa Timur, Sabtu (03/06/2017).

 

Perorangan maupun kelompok-kelompok, maupun organisasi apapun, tegas Presiden, tidak boleh main hakim sendiri. Terlebih lagi bila mengatasnamakan penegakan hukum. “Tidak ada, tidak boleh dan tidak ada. Kita bisa menjadi negara barbar kalau hal seperti ini dibiarkan,” ucap Presiden, seperti dilansir setkab.go.id.

 

Oleh karena itu, Kepala Negara meminta kepada siapapun, baik individu, kelompok maupun organisasi masyarakat dari kelompok manapun untuk segera menghentikan aksi persekusi.

 

“Hentikan dan semuanya serahkan persoalan-persoalan yang akan datang itu kepada aparat hukum, kepada Kepolisian,” pungkas Presiden.(BS01)


Tag:

Berita Terkait