Polda Sumut Tembak Mati Dua Bandar Narkoba

Herman - Minggu, 04 Juni 2017 20:46 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir062017/9557_Polda-Sumut-Tembak-Mati-Dua-Bandar-Narkoba.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/BS04
Beritasumut.com-Tim Subdit II Ditres Narkoba Polda Sumut meringkus lima bandar narkoba asal Aceh, Sabtu (03/06/2017) malam. Dalam penangkapan itu, dua diantaranya ditembak mati karena berusaha melawan petugas saat diamankan di Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat.

 

Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel kepada wartawan di RS Bhayangkara Medan, Minggu (04/06/2017), menyebutkan, kedua bandar narkoba yang ditembak mati bernama Mahdi alias Panglima Mahdi, Zahri dan seorang tersangka lainnya yang diamankan bernama Ridwan.

 

Dari tangan tersangka petugas berhasil mendapatkan barang bukti narkoba 5 Kg sabu, dua kendaraan mewah dan sepucuk senjata api.

Ditambahkannya, penangkapan terhadap ketiga bandar narkoba berawal dari adanya informasi pengiriman narkoba jenis sabu asal Aceh menuju Kota Medan dengan menggunakan mobil minibus BK 38 DI warna hitam. 

 

Saat melintas di kawasan Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, ketiganya dihentikan petugas yang sudah mengetahui identitas kendaraan tersebut. Ketika akan diperiksa ketiga tersangka melakukan perlawanan dengan mengacungkan senjata kepada petugas. 

 

Selanjutnya, melihat aksi para tersangka, petugas melakukan tindakan tegas yang mengakibatkan dua orang tersangka tewas ditembak dan seorang lainnya berhasil diamankan. Kemudian kedua jenazah bandar narkoba dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut untuk dilakukan otopsi.

 

"Pengungkapan jaringan peredaran narkoba sudah dua bulan diselidiki. Dan hasilnya tiga orang berhasil diamankan. Di mana dua diantaranya ditembak mati," ungkapnya.

 

Rycko menuturkan dari hasil pemeriksaan terhadap kedua tersangka yang ditembak mati merupakan anggota dari Kombatan Aceh. Sebab dari saku celananya ditemukan identitas anggota kombatan Aceh.

 

"Kasus pengungkapan narkoba itu masih terus diselidiki. Langkah tembak mati yang dilakukan sebagai tindak tegas aparat kepolisian terhadap mafia narkoba yang keberadaan sudah sangat darurat," pungkasnya.(BS04)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Bongkar Ruko, Mantan Napi Narkoba Masuk Penjara Lagi

Peristiwa

Polresta Deli Serdang Bekuk Pengedar Sabu di Namorambe

Peristiwa

Nyamar Jadi Penarik Betor, BNNP Sumut Tangkap Pengedar 126 Kg Ganja

Peristiwa

Selundupkan Sabu dalam Sepatu, Warga Aceh Ditangkap di Bandara Kualanamu

Peristiwa

Polrestabes Medan Bekuk Pengedar, Bandar, hingga Pemilik Gudang Narkoba Lintas Kabupaten

Peristiwa

Polisi Amankan Oknum Kepling Wanita di Medan Terjerat Kasus Narkoba