Beritasumut.com-Gunung Marapi di Sumatera Barat pada Minggu (04/06/2017) hari ini meletus. Gunung paling aktif di Sumatera itu sudah tiga kali meletus sejak pukul 11.00 WIB dengan mengeluarkan abu vulkanik."Iya baru meletus tiga kali. Status masih Waspada (level 2)," ucap Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dilansir dari laman kumparan.com. Menurutnya, gunung yang berada di Kabupaten Agam itu jauh dari permukiman warga, sehingga sejauh ini belum ada laporan warga atau permukiman yang terdampak."Radius aman 3 km dari kawah tidak boleh ada aktivitas. Hingga saat ini belum ada pengungsian karena di dalam radius 3 km tidak ada permukiman," ujarnya. Dikutip dari Wikipedia, Gunung Marapi pernah 4 kali meletus. Pertama tanggal 8 September 1830, Gunung Marapi mengeluarkan awan yang berbentuk kembang kol abu-abu kehitaman dengan ketebalan 1.500 m di atas kawahnya, disertai dengan suara gemuruh. Kemudian tanggal 30 April 1979, yang saat itu dilaporkan 60 orang tewas akibat letusan Gunung Marapi dan 19 orang pekerja penyelamat terperangkap oleh tanah longsor. Letusan juga mengeluarkan batu dan lumpur yang menyebabkan kerusakan sedikitnya pada lima daerah kawasan pemukiman penduduk setempat. Lalu memasuki akhir tahun 2011 hingga awal tahun 2014, Gunung Marapi menampakkan peningkatan aktifitasnya melalui letusan yang menyemburkan abu dan awan hitam. Pernah diakhir tahun 2011 semburan abu terbawa angin berkilo-kilo jaraknya hingga mencapai Kabupaten Padang Pariaman. Terakhir tanggal 26 Februari 2014, Gunung Marapi meletus pada pukul 16.15 WIB, melepaskan material pasir, tefra, dan abu vulkanik ke wilayah Kabupaten Tanah Datar dan Agam. Status gunung ditetapkan Siaga (level 2) dan radius 3 km dari pusat kawah harus dikosongkan. Tidak ada evakuasi pada letusan ini.(BS03)