Beritasumut.com-Dua unit mobil milik Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemko Medan yang sedang parkir tertimpa pohon cemara setinggi sekitar 10 meter yang tumbang di Kantor Walikota Medan. "Jenis pohonnya bukan pohon keras. Jadi karena belakangan cuaca ekstrim, maka bisa saja terjadi pelembutan pada batang kayunya. Jadi ini musibah," ujar Kepala Dinas Pertamanan dan Kebersihan Pemko Medan M Husni saat dikonfirmasi melalui telepon selular, Selasa (30/05/2017). Husni mengakui ada tim yang selalu melakukan perawatan pohon-pohon di Kota Medan, termasuk di lingkungan Kantor Walikota Medan. Tim, katanya, selalu melakukan tugas perawatan rutin dan secara periodik selalu dilakukan penghijauan. Untuk mengantisipasi tumbangnya pohon-pohon yang sudah berusia tua, lanjut Husni, pihaknya bersama SKPD lainnya seperti Dinas Pertanian akan melakukan koordinasi. Ia mengatakan, akan melakukan pendataan pohon-pohon apa saja yang sudah tidak pas ditanaman di sepanjang jalan Kota Medan. "Kita akan ganti dengan pohon keras. Kita akan ganti jenis pohonnya sesuai kebutuhan," ucapnya. Untuk 2017 ini, terang Husni, Pemko Medan bersama komunitas peduli lingkungan berencana melakukan penghijauan di beberapa kawasan Kota Medan. Seperti dengan menamam 10.000 bibit tanaman di beberapa kawasan. Ia menyebutkan salah satunya di kawasan Belawan. "Masalah ganti rugi, kita akan bicarakan kepada yang bersangkutan. Karena sesama aparat kan bisa dibicarakan lebih lanjut nantinya," kata Husni. Seperti yang diketahui bahwa pohon hias berjenis cemara setinggi 10 meter rubuh menimpah dua unit mobil di pelataran parkir Balai Kota Medan. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 10.00 WIB.Kedua mobil tersebut yakni Toyota Yaris berwarna merah bernomor polisi BK 1150 UN dan Nissan putih dengan nomor polisi BK 1037 QO. Pemilik kenderaan adalah ASN bagian keuangan Pemko Medan. (BS03)