Beritasumut.com-Bupati Toba Samosir (Tobasa) Darwin Siagian berharap penyelesaian masalah tanah di Sigalapang, Desa Meranti Timur, Kecamatan Pintu Pohan, Tobasa segera selesai.Menurut Darwin, untuk menyelesaikannya semua ada prosesnya. Pasalnya, soal hutan sekarang penanganannya sudah di tangan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu). Hal tersebut dikatakan Bupati saat melakukan kunjungan lapangan ke Dusun Sigalapang.Hadir dalam kunjungan itu, sejumlah anggota DPRD Sumut Fernando Simanjuntak SH MH selaku Ketua Komisi A, Sarma Hutajulu, Ramses Simbolon dan Brilian Mochtar. Ikut juga anggota DPRD Tobasa Resman marpaung SE, Plt Sekda Drs Arifin Silaen, Kadis Lingkungan Hidup Kehutanan Ir Mintar Manurung, Kadis PU Beresman Simangunsong, dan pimpian SKPD lainnya. Fernando dalam acara itu mengucapkan terima kasih kepada Bupati Tobasa karena inisiatifnya supaya terlaksana kunjungan lapangan, bertatap langsung dengan masyarakat.Disebutkan Fernando, rencana ke Kementerian Kehutanan RI di Jakarta direncanakan pada tanggal 8 Juni 2017 mendatang. “Sebenarnya diagendakan untuk membuat titik pengukuran, tapi pihak BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) tidak hadir. Namun begitu masayarakat harus ada kesatuan,jangan terus merasa kecewa. Habis acara ini,DPRD SU dan Bupati akan ke Kementerian (Kehutanan-red).Ikutlah utusan masyarakat, yang bisa mewakili membawa aspirasi supaya lahan 900 Ha diberikan ruang keluar dari konservasi,” ujar Fernando dilansir dari laman resmi tobasamosirkab.go.id, Minggu (28/05/2017). Seusai pertemuan dengan warga, DPRD Sumut meninjau lahan yang sudah ditanami warga yang tergabung dalam SETASI (Serikat Tanah Sejahtera Indonesia) dan Kelompok Tani Meranti Timur dengan berbagai tanaman palawija seperti jagung, ubi, pisang, dan tanaman lainnya.(BS02)