Beritasumut.com-Gerakan Mahasiswa Republik Indonesia-Sumatera Utara dan Forum Mahasiswa Anti Korupsi Anggaran melaukan demo di depan Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, No.5, Medan, Jumat (26/05/2017). Demo ini dilakukan terkait kenaikan tarif air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi. Mereka menuding, kenaikan tarif air tersebut merupakan akal-akalan jajaran direksi dan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Erry Nuradi.Bahkan, pengunjuk rasa menyebut kenaikan tarif air PDAM Tirtanadi lewat Surat Keputusan (SK) Gubsu No.188.44/732/KPTS/2016 tanggal 20 Desember 2016 tentang Penetapan Tarif Air Minum dan Air Limbah Tirtanadi tersebut merupakan dosa besar Erry Nuradi. "SK itu jelas-jelas melanggar Perda No.10 tahun 2009 tentang Kenaikan Tarif Air dan UU No.25 tahun 2009 Pasal 31 tentang Pelayanan Publik.Kami nilai visi dan misi PDAM Tirtanadi hanya menjadi slogan untuk menenangkan hati rakyat akan ketidakpuasan kinerja Gubsu, dan jajaran Direksi Tirtanadi." "Maka dari itu, kami minta seluruh anggota DPRD Sumut menggunakan hak angketnya untuk menyelidiki masalah yang terjadi dalam kinerja pemerintahan Erry Nuradi. Kenaikan tarif air ini hanya semata-mata untuk kepentingan pribadi dan kelompok jelang Pilkada 2018," papar koordinator aksi Muhammad Abdullah Sitorus dalam orasinya. Selain itu, massa aksi juga meminta agar Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk mengaudit APBD Sumut tahun 2016 karena disinyalir telah dimark-up oleh oknum-oknum yang berada di bawah kekuasaan Erry Nuradi. (BS03)