Beritasumut.com-Memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang ke-109 di tahun 2017, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) terus berupaya untuk meningkatkan pemerataan pembangunan di segala sektor. Hal ini diungkapkan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) H Tengku Erry Nuradi Msi saat memimpin upacara Harkitnas di Lapangan Merdeka Medan, Senin (22/05/2017). "Pemerintah akan terus berupaya untuk meningkatkan pemerataan pembangunan di segala sektor. Di sektor kelistrikan, telah dilakukan di 2.500 desa yang belum mendapat aliran listrik, pada saat yang sama kebijakan pemerataan dilakukan melalui subsidi listrik yang difokuskan kepada masyarakat menengah ke bawah sehingga bisa dilakukan relokasi subsidi listrik tahun 2016 sebesar Rp12 triliun, dialihkan untuk menunjang sektor kesehatan, pendidikan dan infrastruktur," ujar Erry. Di sektor lain, lanjut Gubsu, pemerintah juga sudah melakukan upaya pemerataan di sektor Kominfo melalui program Palapa Ring, berupa proyek pembangunan jaringan tulang punggung serat optic nasional untuk menghubungkan seluruh wilayah Indonesia sehingga keberadaan internet berkecepatan tinggi (broadband) dapat dinikmati secara luas. "Teknologi digital telah memudahkan pelayanan yang dilakukan pemerintah, terutama pelayanan di sektor perizinan yang dalam waktu pengurusannya sudah banyak terpangkas karena kemajuan teknologi digital. Seperti perizinan di sektor listrik dari 923 hari menjadi 256 hari, perizinan pertanian dari 751 hari menjadi 172 hari, perizinan perindustrian dari 672 haru menjadi 152 hari. Perizinan kawasan pariwisata dari 661 hari menjadi 188 hari, perizinan pertanahan dari 123 hari menjadi 90 hari," papar Gubsu. Begitu juga perizinan kehutanan dari 111 hari menjadi 47 hari, perizinan perhubungan dari 30 hari menjadi 5 hari. Selanjutnya, perizinan bidang telekomunikasi dari 60 hari dipangkas menjadi 14 hari. “Mudah-mudahan kita bisa meniti ombak besar perubahan digital, dengan selamat dan sentosa serta berbuah manis bagi orientasi pelayanan kepada masyarakat,” terang Gubsu. Sementara itu, Wakil Gubsu Dr Nurhajizah Marpaung SH MH, bersama Sekdaprovsu Hasban Ritonga, usai upacara Harkitnas di Lapangan Merdeka, kemudian melakukan ziarah ke taman Makam Pahlawan Medan. Wagubsu mengatakan kegiatan menziarahi makam pahlawan merupakan satu upaya yang dilakukan Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu) untuk mengenang jasa pahlawan yang telah mendahului kita. “Kita berziarah ke makam pahlawan ini untuk mengenang jasa pahlawan, karena bangsa yang baik itu adalah bangsa yang mengharga jasa pahlawannya. Sehingga tetaplah semangat itu bangkit seperti semangat pendahulu kita,” kata Nurhajizah. Dalam kesempatan itu, Nurhajizah beserta Sekdaprovsu dan unsur SKPD Provsu terlihat menabur bunga di makam para pahlawan. Nurhajizah juga mengatakan, untuk menandai hari kebangkitan nasional ini, Pemprovsu akan berupaya untuk melakukan pemerataan pembangunan. Oleh karenanya, ketika Gubsu maupun dirinya kerap turun ke daerah terpencil di Sumut tidak lain yang dilakukan itu sebagai upaya untuk mencari solusi bagi daerah tersebut. “Mudah-mudahan ke depan tidak ada lagi di Sumut yang namanya daerah terpencil, tapi semua daerah sudah menjadi baik,” kata Nurhajizah. (BS03)