Beritasumut.com-Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di Medan menyurati para distributor untuk tidak menjual atau mengedarkan produk pangan kadarluarsa dan ilegal jelang bulan Ramadhan. Selain itu, BBPOM juga telah melakukan kordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) dan instansi terkait untuk bersama-sama melakukan pengawasan. Kepala Bidang Pemeriksaan dan Penyidikan BBPOM Ramses Doloksaribu mengungkapkan, menjelang Ramadhan tidak jarang dimanfaatkan sejumlah pihak untuk meraup keuntungan.Karena itu, pihaknya juga sudah mengirimkan sejumlah tim kelapangan, termasuk pasar tradisional, khususnya, pengawasan terhadap produk-produk pangan yang biasanya mengalami peningkatan saat ramadhan dan lebaran. "Sejauh ini belum ada masuk laporan dari tim, karena laporan akan disampaikan satu minggu sekali. Tetapi kalau pengawasan di lapangan akan dilakukan tim setiap harinya," ujarnya kepada wartawan, Selasa (16/05/2017). Lebih lanjut, Ramses juga mengajak masyarakat untuk lebih cerdas sebagai konsumen dengan mengetahui kualitas produk yang dibeli dan jangan mudah tergiur dengan harga yang murah dari harga umumnya. Selain itu, masyarakat yang melihat ada produk ilegal dan kadaluarsa bisa langsung melaporkan kepada BBPOM di Medan. Sementara itu, Sekretaris Lembaga Advokasi dan Perlindungan Konsumen (LAPK) Sumatera Utara (Sumut), Padian Adi Siregar menyampaikan sudah seharusnya BBPOM di Medan dengan dinas terkait melakukan pengawasan ekstra ketat dan sidak untuk mengantisipasi peredaran produk makanan ilegal dan kadaluwarsa. Sebab, spekulan sering bermain mengeluarkan produk ilegal dan kadaluwarsa pada bulan ramadan dan lebaran. "Trend tiap tahun saat ramadan dan lebaran produk makanan ilegal dan kadaluarsa dikeluarkan. Bahkan, untuk mengelabui konsumen para spekulan mengolah barang kadaluwarsa supaya terlihat seperti produk baru. Karena itu, BBPOM di Medan bersama instansi terkait harus benar-benar melakukan pengawasan," katanya. Padian juga mengimbau agar masyarakat turut antisipasi dengan hati-hati dan teliti terhadap produk yang hendak dibeli. Jangan mudah tergoda dengan harga murah dan kemasan olahan."Harus waspada terhadap makanan olahan karena rentan berasal dari produk kadaluarsa," pungkasnya.(BS03)