Beritasumut.com-Pihak kepolisian terus memburu 8 orang tahanan lagi, pasca kaburnya 18 tahanan dari Mapolres Binjai pada Sabtu (13/05/2017) malam lalu.Sebelumnya, 4 tahanan lagi berhasil diamankan kembali setelah sempat kabur. Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting menyebutkan, keempat tahanan kabur yang belakangan berhasil diamankan adalah Hendrik Pardamean Alias Henri, diserahkan pihak keluarga pada Minggu (14/05/2017) malam di kawasan Medan Amplas, Apri Ramadan alias Apri juga diserahkan oleh pihak keluarga pada malam hari yang sama. Selanjutnya, Dedi Syahputra alias Tarso berhasil ditangkap petugas ketika bersembunyi dan masih berada di seputaran Kota Medan pada Senin (15/05/2017) pagi, sekitar jam 07.00 WIB. Satu tahanan lagi yang akhirnya menyerahkan diri kepada pihak kepolisian, Senin (15/05/2017) sore, sekitar jam 17.00 WIB adalah Bambang Syahputra alias Bembeng. "Jadi pencarian para tahanan kabur yang dilakukan hingga Senin (15/05/2017) pagi sudah berhasil mengamankan 10 tahanan dari 18 orang yang sempat kabur. Delapan tahanan lagi masih terus dilakukan upaya pengejaran oleh personel yang diturunkan," jelas Rina, Senin (15/05/2017). Dirincinya, ke-10 tahanan yang sudah ditangkap di antaranya, Rizqy Prayudha als Yudha, Boncu Ali Kenap, Sehat Ginting alias Keling, Radit Ananda Ginting, Deni Syahputra alias Deni, Alfan Ramadan alias Dedek, Hendrik Pardamean alias Henri, Apri Ramadani alias Apri, Dedi Syahputra alias Tarso dan Bembeng Syahputra alias Bembeng. Sedangkan kedelapan tahanan lain yang masih buron dan telah ditetapnya sebagai DPO, antara lain Syafrudin Lubis alias Udin, Daniel Sembiring alias Biring, Devi Piliang alias Debrik, Erwinsyah alias Erwin, Sukarno alias Karno, Ade Irawan alias Bram, Ade Irawan alias Ade dan Fery Anwar alias Fery. Seperti diberitakan sebelumnya, 18 orang tahanan Sat Res Narkoba Polres Binjai berhasil kabur dari dalam sel tahanan dengan cara membobol dinding kamar mandi. Kaburnya 18 orang dari 36 orang tahanan penghuni RTP tersebut diketahui petugas piket jaga di antaranya, Bripka Deddy Koto, Brigadir Persadanta Ginting dan Briptu Try Gusti Sitinjak setelah para tahanan lain yang masih berada di dalam sel berteriak memberitahukan peristiwa yang terjadi usai melaksanakan shalat Isya sekitar jam 20.00 WIB. "Dalam upaya pengejaran, personel yang dikerahkan langsung mendapat pembagian tugas melakukan razia di delapan titik lokasi. Upaya pengejaran itu juga dibantu personel Brimob dan Kodim, babhinkamtibmas juga dikerahkan turun langsung ke lingkungan masyarakat mendeteksi keberadaan para tahanan kabur. Pihak kepolisian juga menghubungi keluarga para tahanan yang kabur untuk meminta mereka segera menyerahkan diri," sebut Rina. (BS04)