Beritasumut.com-Sejumlah tokoh adat di Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) mengungkapkan Gubernur Sumut Ir HT Erry Nuradi MSi dan keluarga masih memiliki kedekatan khusus dengan masyarakat di Tabagsel. Seperti halnya yang disampaikan Raja Adat Tabagsel Patuan Kumala Suangkupon. Menurutnya sebelum Gubsu Erry, Almarhum ayahda Tengku Erry yakni Tengku Nurdin yang juga abang Gubsu, almarhum Tengku Rizal Nurdin sudah disambut baik oleh masyarakat Tabagsel. "Alhamdulillah di usia saya yang 75 tahun insyaallah sudah tiga kali keluarga Gubernur saya tampung. Yang pertama orang tua beliau almarhum Tengku Nurdin. Diterima, diulosi dan dihormati di keluarga besar Tabagsel. Kedua abangnya, almarhum Tengku Rizal Nurdin. Yang ketiga Bapak Gubernur Erry," ujarnya saat acara penguatan peran kepala desa dalam sebagai bagian dari Tiga Pilar Plus di Desa Poken Jior, Kecamatan Padang Sidempuan, Hutaimbaru, Kota Padang Sidempuan, Sabtu (14/05/2017). Menyikapi soal kedekatan tersebut, Gubsu mengamininya. Menurut Erry meskipun dirinya orang melayu dan istrinya Sitorus Pane namun Tabagsel sudah menjadi bagian dari keluarganya. Hal ini dibuktikan dengan pemberian gelar dan marga oleh tokoh masyarakat di Tabagsel. “Di Madina saya diberi gelar Baginda Gonggom Banua Nasution, di Tapsel diberi gelar Patua raja Parlindungan Siregar, di Palas di kasih marga Hasibuan, dan di Paluta diberi gelar Tongku Parlaungan Harahap. Jadi sebenarnya saya lengkap marga di Tabagsel ini. Hari ini (Sabtu-red), alhamdulillah saya berada di keluarga besar saya. Pemberian gelar dan marga ini tentunya menjadi tanggungjawab bagi saya untuk membangun Tabagsel ini,” ujarnya. Sementara itu, Sekda Kota Sidempuan Drs Zulfeddi Simamora MM menambahkan beberapa alasan yang mendorong masyarakat agar PATEN berkelanjutan karena Tengku Erry Nuradi dinilai telah mengangkat sejumlah putra terbaik Tabagsel untuk memimpin sejumlah SKPD di Pemprovsu. Dalam kesempatan itu Zulfeddi juga menyampaikan ucapan penghargaan yang setinggi-tingginya atas bantuan benih padi dan jagung, dan alat mesin pertanian (Alsintan) kepada kelompok tani di Padang Sidempuan dalam rangka mewujudkan swasembada pangan. Selain benih padi, jagung dan Alsintan, Gubsu juga berkesempatan memberikan bibir jeruk keprok dan buah naga.(BS03)