Beritasumut.com-Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (Himmah) Kota Medan menuding Camat Medan Kota, Edi Mulia Matondang diduga melakukan pungutan liar (pungli) terhadap para pedagang kaki lima (PKL) yang menggelar lapak di seputaran Stadion Teladan, seperti di depan Kampus Uinversitas Islam Sumatera Utara (UISU), Kampus Institut Teknologi Medan (ITM) dan sekitaran Jalan SM Raja, Medan. Tudingan tersebut disuarakan mahasiswa saat menggelar aksi di Balaikota Medan, Senin (08/05/2017) siang."Masih terngiang di telinga kita beberapa tahun lalu, ketika itu Eldin (Walikota Medan) berkampanye visi dan misinya. Tapi kita sayangkan, 'Medan Rumah Kita' tidak dirasakan di Kecamatan Medan Kota, sekitaran Taman Teladan, depan Kampus UISU, Jalan SM Raja, depan Kampus ITM, Jalan Gedung Arca yang sering macet karena banyaknya PKL yang berjualan." "Kita lebih miris lagi, para PKL itu dekat dengan Kantor Kecamatan Medan Kota, Polsek Medan Kota, kenapa tidak ditertibkan? Ini yang membuat kita semua curiga adanya pungli. Atau jangan-jangan pedagang itu dibekingi pemerintah kecamatan dan polsek?," papar Asril Syahbana, koordinator aksi HIMMAH Kota Medan dalam orasinya. Dari fakta tersebut, sambung Asril, maka patut bila Walikota Medan Dzulmi Eldin segera memanggil Camat Medan Kota, Edi Mulia Matondang. "Kita minta Walikota Medan segera memanggil Camat Medan Kota, dan ini harus menjadi bahan bagi Walikota Medan untuk mengevaluasi Camat Medan Kota," sambungnya lagi. Di kesempatan itu, massa aksi juga meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Medan untuk segera menertibkan para PKL tersebut, karena dianggap sudah sangat meresahkan warga dan pengguna jalan. "Kita minta Satpol PP untuk melanjutkan penertiban di daerah Taman Teladan. Apabila tidak segera ditertibkan, maka kami siap untuk membongkar paksa lapak-lapak para PKL itu," tegasnya. Sementara Kepala Satpol PP Kota Medan, M Sofyan yang ditemui di depan Balaikota Medan berjanji akan segera melakukan penertiban terhadap para PKL tersebut. "Kita akan secepatnya menurunkan tim untuk menertibkan para PKL di sana," pungkasnya. (BS04)