Beritasumut.com-Frans Marbun (32), seorang wartawan terbitan Medan menderita kerugian hingga jutaan rupah. Ini setelah rumahnya yang berada di Jalan Perjuangan II, dekat Central Business District (CBD) Polonia, Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia, dibobol maling, Senin (08/05/2017) dinihari. Saat membuat laporan ke Polsek Medan Baru, Marbun menceritakan, peristiwa itu terjadi sekira pukul 01.00 WIB dinihari. Tas yang berisikan laptop yang sehari-hari ia gunakan ditaruhnya di ruang tamu bersama dengan beberapa telepon genggam. Sekira pukul 02.00 WIB dinihari Ia tertidur. Kebetulan saat itu tengah turun hujan. Pada pukul 04.30 WIB, istri Marbun terbangun dari tidur karena anaknya yang masih bayi terbangun dari tidur.Saat itu sang istri melihat jika ponselnya tidak ada dan kemudian membangunkan Marbun. Marbun kemudian mengecek dan ternyata bukan hanya telepon genggam istrinya saja yang hilang, sebuah laptop miliknya, dua telepon genggam masing-masing beserta satu telepon genggam milik mertuanya serta uang tunai Rp 300 ribu juga raib.“Saya lihat pintu depan dan pintu belakang sudah terbuka dan ada bekas congkelan di jendela depan,” sebutnya. Maling yang ditaksir berjumlah dua orang itu, lanjut Marbun, masuk melalui pintu depan rumah dengan terlebih dahulu mencongkel jendela. Setelah jendela terbuka, lalu maling meraih kunci pintu yang lengket di pintu dan membukanya. Polisi yang menerima informasi lalu melakukan olah TKP di rumah Marbun. Dugaan awal, maling berjumlah dua orang. Di TKP, polisi mendapati sepasang sendal jepit swallow yang diduga milik pelaku yang ditinggalkan di samping rumah. Pelaku diduga kabur melalui gang sempit di belakang rumah Marbun. Pencurian yang dialami Marbun bukan kali ini saja terjadi. Sebelumnya, sekira setahun yang lalu, ia juga kehilangan ponselnya yang digondol maling. Kejadian ini juga dilaporkan ke Polsek Medan Baru namun kasusnya tidak terungkap. Marbun berharap polisi bisa mengungkap kasus pencurian yang merugikannya sekira Rp 8 juta itu. Kapolsek Medan Baru Kompol Ronni Bonic mengaku sudah menerima laporan Marbun."Saat ini masih kita selidiki," pungkasnya. (BS04)